
Advertise on podcast: Podcast Dakwah Sunnah
Rating
4.8from
This podcast has
853 episodes
Language
IndonesianPublisher
podcastdakwahsunnahExplicit
No
Date created
2017/07/15
Latest episode
2026/09/28
Average duration
-
Release period
7 days
Description
Ikuti kajian, dakwah, dan ajaran Islam yang sesuai dengan Alquran, Nabi Muhammad Sallallahu Alayhi Wasallam, serta diikuti oleh Tabi’in dan Tabi’ut atabi’in. Dapatkan wawasan keislaman yang mendalam dari para Ustadz bermanhaj Salaf di Indonesia. Kumpulan tersebut dapat diakses dan didownload melalui website: www.podcastdakwahsunnah.com. Jangan lewatkan kesempatan untuk memperkaya pengetahuan agama Islam. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.
Unlock Podcast Dakwah Sunnah podcast Email contact info,
Listeners & Audience details
Email contact information
Direct podcast contact details

Listeners
Audience numbers & engagement insights

Audience details
Podcast Insights

Podcast episodes
Check latest episodes from Podcast Dakwah Sunnah podcast
Musibah Untuk Muhasabah - Ustadz Syafiq Riza Basalamah
2026/09/28
Musibah sering dipahami hanya sebagai hukuman, padahal dalam pandangan Islam setiap ujian hidup adalah sarana muhasabah agar manusia kembali mengevaluasi diri, memperbaiki hubungan dengan Allah, dan menyadari betapa kecilnya kekuatan manusia di hadapan Sang Pencipta. Kajian "Musibah Untuk Muhasabah" mengajak kita memahami bahwa bencana, sakit, kehilangan, maupun kesulitan ekonomi bukan sekadar beban, melainkan momentum introspeksi untuk membersihkan hati dari kesombongan, menumbuhkan kesabaran, dan memperkuat tawakal. Melalui kajian ini, kita diajak mengenali hikmah di balik setiap ujian, membedakan antara musibah sebagai peringatan dan sebagai penghapus dosa, serta menyiapkan langkah nyata dalam bertaubat, memperbanyak istighfar, dan memperbaiki amal. Semoga setiap kesulitan yang kita hadapi menjadi jalan mendekat kepada Allah dan bukan sebab menjauh dari-Nya.
Belajar Jadi Salafi - Ustadz Ammi Nur Baits
2026/09/27
Apa Sebenarnya Makna "Salafi"?
Sering mendengar istilah Salaf atau Salafi tapi masih bingung makna sebenarnya? Di episode kali ini, Ustadz Ammi Nur Baits menjelaskan secara runut dan ilmiah tentang apa itu manhaj Salaf, bagaimana menyikapinya dengan bijak, dan langkah awal bagi siapa saja yang ingin belajar memahami Islam sesuai pemahaman para sahabat Nabi ﷺ.
Dengarkan episode ini sampai selesai untuk mendapatkan pemahaman yang lurus dan objektif!
Menebar Cahaya Sunnah Di Ranah Minang bersama Buya Muhammad Elvi Syam - Ustadz Khalid Basalamah
2026/09/04
Kajian Islam menebar cahaya sunnah di Ranah Minang yang membahas dakwah tauhid dan sunnah di tanah Minangkabau, adat basandi syarak syarak basandi kitabullah, cara menghidupkan sunnah dalam keluarga dan masyarakat, kisah semangat hijrah umat Islam Minang, serta motivasi istiqamah di atas kebenaran, cocok didengar jamaah Minang, perantau Minangkabau, dan siapa saja yang mencari kajian sunnah Nusantara, dakwah Sumatera Barat, ceramah penyejuk hati dan penguat iman.
Mengenali Penjara Kita - Ustadz Abdurrahman Zahier
2026/08/09
Mengenali penjara kita adalah langkah pertama untuk benar-benar bebas, karena penjara yang paling berat bukan jeruji besi, melainkan hati yang terikat dunia. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa dunia adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir, sebagaimana diriwayatkan Imam Muslim. Allah Subhanahu wa Ta'ala juga berfirman dalam Al-Qur'an Surat An-Nazi'at ayat 40 sampai 41, bahwa barangsiapa takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari hawa nafsu, maka sungguh surgalah tempat tinggalnya. Kajian ini mengajak kita mengenali penjara kita satu per satu, penjara hawa nafsu, penjara dosa, dan penjara kesibukan dunia, agar kita tahu dari mana harus membebaskan diri sebelum terlambat. Semoga setelah menyimak sampai selesai, kita semakin sadar bahwa kebebasan sejati hanya milik hamba yang mengenal Tuhannya.
Jangan Sakiti Tulang Rusukmu (Istrimu) - Ustadz Muhammad Arifin Badri
2026/08/08
Jangan sakiti tulang rusukmu, karena istri adalah amanah Allah yang dititipkan untuk dijaga, bukan untuk dilukai. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa wanita itu diciptakan dari tulang rusuk, jika engkau memaksanya untuk lurus ia akan patah, dan jika engkau membiarkannya, engkau tetap dapat bersenang-senang dengannya meski ia bengkok, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Bukhari dan Muslim. Allah Subhanahu wa Ta'ala juga berfirman dalam Al-Qur'an Surat An-Nisa ayat 19 agar suami mempergauli istrinya dengan cara yang patut, serta dalam Surat Ar-Rum ayat 21 yang menjadikan pasangan sebagai sumber ketenangan, cinta, dan kasih sayang. Kajian ini mengupas cara membangun rumah tangga yang penuh kelembutan, menjaga lisan dari kata-kata tajam, dan menjauhi sikap kasar, karena jangan sakiti tulang rusukmu bukan sekadar nasihat, melainkan tuntunan yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.
Ketika Ajal Mendahului Harapan - Ustadz Syafiq Riza Basalamah
2026/08/07
Ketika ajal mendahului harapan, semua rencana panjang yang kita susun berhenti begitu saja, dan tidak ada yang bisa menunda datangnya kematian walau hanya sesaat. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 185, bahwa setiap jiwa pasti akan merasakan kematian, dan dalam Surat Al-Munafiqun ayat 11, Allah tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila ajalnya telah tiba. Kajian ini mengingatkan betapa singkatnya kesempatan yang Allah berikan, mengajak kita mempersiapkan bekal sebelum ajal mendahului harapan, serta memperbanyak amal saleh dan taubat selagi pintu masih terbuka. Semoga setelah menyimak sampai selesai, kita tidak lagi menunda kebaikan dan semakin siap menghadapi hari yang pasti datang itu.
Sabar yang Indah - Ustadz Firanda Andirja
2026/08/06
Sabar yang indah bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan kekuatan hati yang membuat seorang hamba tetap tenang dan yakin saat ujian datang. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 153, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar, dan dalam ayat 155 sampai 157, Allah menjanjikan kabar gembira berupa ampunan serta pahala yang besar bagi mereka yang bersabar. Kajian ini mengupas makna sabar yang indah dari Al-Qur'an dan hadits, bagaimana cara mengamalkannya ketika menghadapi musibah, kesulitan, maupun ujian hati, serta hikmah di balik setiap cobaan. Semoga setelah menyimak sampai selesai, kita semakin yakin bahwa kesabaran yang dijaga dengan ikhlas akan berbuah ketenangan dan kebaikan di dunia hingga akhirat.
Larangan Mencela Makanan - Ustadz Khalid Basalamah
2026/07/27
Pernahkah kita merenung, bahwa dalam setiap suapan yang kita santap, tersimpan nikmat yang agung dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Ajaran mulia dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengingatkan kita tentang adab yang sering terlupakan: larangan mencela makanan. Beliau tidak pernah mencela hidangan apa pun; jika menyukainya, beliau memakannya, dan jika tidak, beliau meninggalkannya dengan diam. Sikap ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur, menghormati rezeki, dan menjauhi kata-kata yang dapat merendahkan pemberian Allah. Setiap makanan adalah karunia, dan sikap meremehkan atau mencela adalah cerminan hati yang kurang menghargai. Mari kita biasakan lisan untuk berterima kasih dan hati untuk merasa cukup, karena dalam syukur tersimpan keberkahan yang melimpah.
Sembunyikan Amalmu - Ustadz Ammi Nur Baits
2026/07/20
Ketika engkau menyembunyikan amalmu, Allah Subhanahu Wa Ta’ala melihatnya dengan sempurna, dan pahala yang tersimpan di sisi-Nya jauh lebih besar daripada segala pujian manusia. Dalam keheningan sedekah yang tidak diketahui tangan kanan, dalam doa malam yang hanya didengar oleh Dzat Yang Maha Mendengar, dan dalam senyum yang engkau sembunyikan karena Allah, hatimu semakin bersih dan imanmu semakin kokoh. Al-Qur’an mengajarkan bahwa sedekah yang disembunyikan lebih utama untuk memadamkan murka Tuhan dan mendekatkan diri kepada-Nya, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tentang tujuh golongan yang dinaungi Allah pada hari yang tiada naungan selain naungan-Nya, termasuk yang bersedekah dengan tangan kiri tidak tahu apa yang diberikan tangan kanan. Menyembunyikan amal bukan berarti meninggalkan kebaikan, melainkan merawat keikhlasan dari debu riya dan menjaga agar ibadah kita semata-mata untuk wajah-Nya. Setiap langkah kecil yang engkau rahasiakan karena-Nya, sesungguhnya telah menjadi bekal yang paling berharga di akhirat kelak. Renungkan, sudahkah ada satu amal yang tak seorang pun tahu kecuali Allah? Maka, biarkan hatimu terus berbisik untuk berbuat baik diam-diam, dan yakinlah bahwa Dia tidak akan menyia-nyiakan amal hamba-Nya yang tulus.
Kapankah Remaja Membutuhkan Bantuan - Ustadz Abu Ihsan Al-Maidany
2026/07/18
Remaja membutuhkan bantuan bukan ketika mereka sudah jatuh, melainkan ketika mereka mulai kehilangan arah di tengah tuntutan dunia yang makin keras dan suara hati yang makin pelan. Tanda-tandanya sering kali tidak terlihat dari luar, mereka masih bisa tersenyum, masih bisa hadir di sekolah, bahkan masih bisa berprestasi, namun di dalam dada ada beban yang tak terucap, ada keraguan yang tak terjawab, dan ada jarak yang makin lebar antara dirinya dengan Sang Pencipta. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman tentang para pemuda yang berlindung ke dalam gua, bahwa mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambah pula petunjuk bagi mereka, sebuah keteladanan bahwa menjaga iman di tengah tekanan zaman adalah pilihan paling berani yang bisa diambil seorang remaja. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda bahwa setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka orang tualah yang menjaga fitrah itu agar tetap bersinar, dan beliau juga mengingatkan bahwa di antara nikmat yang banyak dilupakan manusia adalah waktu luang yang tidak digunakan untuk kebaikan. Maka jadilah telinga yang mau mendengar, mata yang mau memperhatikan, dan hati yang mau memahami tanpa menghakimi, karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman bahwa disebabkan rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka, dan kalau engkau bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Jika seorang anak menangis, itu tandanya ia masih hidup; jika seorang remaja diam, itu belum tentu ia tenang, sehingga kepekaan, kesabaran, dan keteladanan adalah kunci utama dalam membimbing generasi muda yang tengah mencari jati diri. Jagalah mereka dengan doa, dengan waktu yang berkualitas, dan dengan sikap yang konsisten, sebab sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat bagi orang-orang yang sabar, dan sebaik-baik bekal yang bisa kita titipkan kepada remaja adalah ketakwaan yang tumbuh dari cinta, bukan dari paksaan.
Agar Mudah Memaafkan (Part-3) - Ustadz Firanda Andirja
2026/07/12
Memaafkan bukanlah kelemahan, melainkan puncak kekuatan hati yang hanya mampu dimiliki oleh hamba yang benar-benar mengenal Rabbnya, karena pada hakikatnya memaafkan adalah meniru sifat Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, sebagaimana firman-Nya dalam surat Al A'raf ayat 199 yang memerintahkan untuk menjadikan maaf sebagai akhlak yang terpuji, sementara Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda bahwa orang yang tidak mudah memaafkan akan jauh dari kebaikan, dan beliau sendiri adalah teladan paling agung dalam memberikan maaf bahkan kepada orang-orang yang pernah menyakitinya, karena beliau memahami bahwa menahan diri dari membalas dendam adalah investasi akhirat yang tak ternilai, dan ketika seseorang mampu melapangkan dadanya untuk memaafkan maka sesungguhnya ia telah melepaskan beban berat yang selama ini mengikat jiwanya sendiri, sebab dendam hanya menyiksa pemiliknya tanpa pernah menyakiti orang yang didendaminya, oleh karena itu latihlah diri untuk melihat aib sendiri sebelum melihat kesalahan orang lain, karena siapa yang banyak mengenal dirinya niscaya akan mudah memaafkan sesama, dan jadikanlah setiap maaf yang kita berikan sebagai ladang pahala yang akan kita temui kelak di hari ketika harta dan anak-anak tidak lagi bermanfaat, melainkan hanya hati yang bersih dan ketaatan yang tulus, maka mulailah dari hal paling sederhana yaitu melafalkan "aku maafkan" dengan tulus, sebab kata-kata ringan itu mampu menjelma menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya hingga kita kembali menghadap Allah dalam keadaan lapang dada dan diridhai.
Bekal Terindah - Ustadz Ammi Nur Baits
2026/07/11
🔹 Bekal Terindah
Ada satu kepastian yang tidak pernah bisa ditunda oleh siapa pun, yaitu pertemuan dengan Allah Subhanahu Wa Ta'ala di hari yang tiada lagi tempat berpaling. Menyadari hal ini, Islam mengajarkan kita untuk senantiasa menyiapkan bekal terbaik sebelum ajal menjemput. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, "Jadilah kamu di dunia seperti orang asing atau pengembara." (HR. Bukhari) Sebuah peringatan lembut bahwa dunia ini hanyalah persinggahan, bukan tempat menetap. Maka, bekal terindah yang patut kita kumpulkan bukanlah harta yang akan habis dan ditinggalkan, melainkan iman yang mendalam, amal shaleh yang terus mengalir pahalanya, ketaqwaan yang menancap kuat di dalam hati, serta jiwa yang bersih dari penyakit dengki, sombong, dan lalai. Allah Ta'ala berfirman dalam QS. Al-Hashr ayat 18, "Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)." Setiap kebaikan kecil yang kita lakukan hari ini—senyum yang tulus, doa yang khusyuk, sedekah yang ikhlas, lisan yang basah berdzikir—adalah investasi abadi yang tidak akan pernah rugi. Ketahuilah, waktu adalah modal paling berharga yang terus menyusut setiap detik, dan kematian bisa datang lebih cepat dari yang kita kira. Oleh karena itu, marilah kita hidup dengan penuh kesadaran, bukan sekadar berlari mengejar dunia, melainkan juga menyiapkan persiapan akhirat dengan sebaik-baik bekal. Bekal terindah itu adalah hati yang selalu kembali kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, lisan yang tak pernah lelah berzikir, dan tangan yang tak pernah jemu memberi. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberi kita kemampuan untuk terus menambah kebaikan hingga akhir hayat, agar kita termasuk hamba-hamba-Nya yang kembali dengan membawa cahaya, bukan kesedihan.
KUNCI SEMANGAT IBADAH - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
2026/07/10
Semangat dalam beribadah adalah anugerah yang sering kali datang bergelombang, namun kunci agar cahaya itu tetap menyala adalah hati yang selalu terhubung dengan Sang Pencipta melalui dzikir, tadabbur atas ayat-ayat-Nya, serta keteladanan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dalam setiap sendi kehidupan. Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengingatkan bahwa sesungguhnya hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram, dan bahwa barangsiapa yang bertawakal kepada-Nya, niscaya Dia akan mencukupinya, karena jalan kebaikan bukan tentang siapa yang paling kuat memulai, melainkan siapa yang paling sabar untuk kembali setiap kali jatuh. Sebuah hadist menyebutkan bahwa amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling konsisten meskipun sedikit, karena yang diukur dalam perjalanan panjang bukanlah ledakan semangat di awal, melainkan kestabilan langkah di akhir. Itulah mengapa menjaga kualitas shalat lima waktu, membaca Al-Qur'an dengan pemahaman, bersedekah dengan keikhlasan, serta menjaga lisan dan sikap adalah fondasi utama dalam memperkuat motivasi ibadah, sehingga setiap amal terasa ringan karena dijalankan atas dasar cinta, bukan beban. Ketika seorang hamba menyadari bahwa hidupnya adalah ladang akhirat dan bahwa setiap detik adalah kesempatan untuk meraih ridha Illahi, maka ibadah tidak lagi dipandang sebagai rutinitas, melainkan sebagai napas yang menghidupkan jiwa, dan di sinilah letak rahasia istiqomah, yaitu kemampuan memperbarui niat, mengelola hati, serta tidak pernah menunda kebaikan meskipun dunia terus menawarkan distraksinya. Maka teruslah melangkah dengan penuh harap kepada Allah, karena Dia Maha Pengasih lagi Maha Penerima Taubat, dan setiap kali engkau kembali kepada-Nya dengan tulus, sesungguhnya engkau sedang meraih derajat tertinggi dari makna sebuah pengabdian.
Nyanyian Dalam Pesta Pernikahan - Ustadz Khalid Basalamah
2026/07/07
Dalam keramaian sebuah pesta pernikahan, alunan nyanyian dan dentuman musik sering menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari suasana kebahagiaan. Namun di balik kemeriahan itu, penting bagi setiap Muslim untuk merenungkan kembali bagaimana syariat mengatur hiburan dalam sebuah perayaan, sebab pernikahan adalah momen suci yang seharusnya diisi dengan makna, bukan sekadar hiburan duniawi. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an bahwa Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas, termasuk dalam hal bersuka ria, sementara Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengingatkan bahwa ada perbedaan antara hiburan yang mengingatkan kepada Allah dan hiburan yang melalaikan. Nyanyian dalam pesta pernikahan bukan haram secara mutlak apabila bebas dari hal-hal yang mengandung kemaksiatan, seperti lirik yang merayu, alat musik yang berlebihan, serta suasana yang dapat menimbulkan fitnah, namun jika disertai kemewahan berlebihan dan melupakan hak-hak orang lain, maka kebahagiaan itu bisa berubah menjadi ujian. Seorang Muslim yang cerdas akan memilih kebahagiaan yang tetap menjaga lisan, pendengaran, dan hatinya tetap bersih, karena sebaik-baik perayaan adalah yang diridhai oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Mari jadikan setiap pesta pernikahan sebagai ladang ketaatan, tempat di mana kalimat-kalimat baik dan doa menjadi pengiring utama, karena nikah bukan hanya契约 dunia, melainkan juga janji yang akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Wallahul Muwaffiq ila Aqwamith Thariq.
AKU GAGAL, AKU KECEWA SAMA ALLAH - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
2026/07/06
Rasa gagaldan kecewa kepada Allah adalah duka yang pernah menyelimuti setiap hamba yang sedang berusaha meraih kebaikan, namun di dalam kegelapan hati itu Al-Qur'an mengajarkan bahwa sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sebuah janji ilahi yang menuntun jiwa untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda bahwa setiap musibah yang menimpa seorang Muslim, bahkan duri yang melukainya, akan menjadi penghapus dosa serta kenaikan derajat di sisi-Nya, sehingga kegagalan bukanlah akhir melainkan pintu menuju kedekatan yang lebih dalam dengan Sang Pencipta. Ketika hati terasa hancur dan pikiran dipenuhi pertanyaan tanpa jawaban, itulah saat terbaik untuk kembali kepada Allah dengan Taubat Nasuha, memperbanyak Istighfar, membaca Al-Qur'an dengan tadabbur, serta merenungkan bahwa rencana Allah selalu jauh lebih indah dari rencana manusia karena Dia Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk setiap hamba-Nya. Jangan biarkan kekecewaan menutup mata dari hikmah yang tersembunyi, sebab sabar dalam menghadapi ujian adalah ciri orang-orang bertakwa, dan barangsiapa bertawakal kepada Allah niscaya Dia akan menjadikannya cukup. Bangkitlah, karena setiap airmata yang jatuh dengan kejujuran kepada Allah akan diganti dengan kekuatan, ketenangan, dan keberanian untuk melangkah lagi dengan iman yang lebih utuh serta harapan yang tidak pernah padam.
Podcast reviews
Read Podcast Dakwah Sunnah podcast reviews
Citz989 2018/08/30
Very nice
Thank you for sharing...👍🙏
agus amarulla 2017/12/14
Amazing
Good
Podcast sponsorship advertising
Start advertising on Podcast Dakwah Sunnah relevant audience podcasts
You may also like to advertise on these Podcasts

4.81621000
Fantasy Football Podcast
Fantasy Football

4.9456464
10ish Podcast
10ish Podcast

51191717
Bringin' it Backwards
Adam & Tera Lisicky

4.91246100
The Trish Regan Show
Trish Regan

4.8165315
Today InPerspective With Harry Reeder
Dr. Harry Reeder

4.7591110
Think Positive: Daily Affirmations
Dachia Arritola The DogMom

4.72401995
Cars Yeah
Ginger Baker Rust

4.42522100
The Happy Women Podcast
Happy Women

4.6177282
Benny Hinn Ministries
Benny Hinn Ministries

4.9657424
The Realest Podcast Ever
TRPE, LLC.