
Advertise on podcast: Bang Ghulam Music Review
This podcast has
42 episodes
Language
IndonesianPublisher
Bang GhulamExplicit
No
Date created
2020/05/27
Latest episode
2025/12/15
Average duration
18 min.
Release period
20 days
Description
I review your music, lyrics, and visual artwork for album/single reviews in the Heavy Metal, Rock, and Punk genres.
Unlock Bang Ghulam Music Review podcast Email contact info,
Listeners & Audience details
Email contact information
Direct podcast contact details

Listeners
Audience numbers & engagement insights

Audience details
Podcast Insights

Podcast episodes
Check latest episodes from Bang Ghulam Music Review podcast
Sebuah Album Death Metal yang Abstrak (Vortex of Hatred - Galat | Album Review)
2025/12/15
Vortex of Hatredsendiri merupakan band death metal asal Yogyakarta. Awalnya mereka bernamaVortex, sebelum akhirnya berevolusi menjadi Vortex of Hatred setelah formasiempat personel terbentuk: Ajx (vokal), Tan Defri (gitar), Evanny Noei (bass),dan Algi Dilanuar (drum). Meski saat ini mereka tidak lagi memiliki bassisttetap, album Galat tetap digarap bersama Evanny Noei sebelum ia memutuskankeluar dari band. Album ini dirilis melalui Parasit Records, label metal asalYogyakarta.
Kebebasan Baru: Merdeka Dari Jerat Tipu Daya Manusia (Altaraven – Nova Libertas | Album Review)
2025/11/06
Apa jadinya ketika DeadSquad versi Horror Vision dengan vokalis Daniel Mardhany tapi lebih brutal dan megah? Ya, ini dia Altaraven.
Musiknya Metalcore, Attitudenya Hardcore (Drop Inside - Eutopia | Album Review)
2025/10/29
Stream here:https://music.youtube.com/playlist?list=OLAK5uy_mZAl0AXapTEdEAiwPi9aA2OgDJViCpZts&si=cBmjVHiNUMY82cR5
Brrr! Album Ini Dingin Banget, Cocok Buat Lu Yang Galau Mampus (Coldhaven – Evenfall | Album Review)
2025/10/27
Datang dari Yogyakarta di bawah naungan Polarity Records, Coldhaven mengeluarkan album perdananya yang berjudul ‘Evenfall’ dengan nuansa biru dingin di covernya. Sejak berdiri pada Januari 2022, mereka sudah mengeluarkan empat single sebelumnya yang juga dimasukkan ke dalam album ini. Single-single itu adalah, ‘Sea Of Memories’, ‘No Shore’, ‘Left To Burn’, dan terakhir ‘Porcelain Mask’. Beranggotakan empat orang, Argha Dicandra (vocal), Wisnu (gitar), Ian Anatha (keyboard), dan Jexx (drum).
Siksa Neraka Adalah Bentuk Kasih Tuhan (I Prevail – Violent Nature | Album Review)
2025/10/13
Album ‘Violent Nature’ jadi penanda babak baru I Prevail setelah ditinggalkan oleh clean vocalist Brian Burkheiser di 15 Mei 2025 lalu. Violent Nature akhirnya rilis di 15 Agustus 2025 setelah sebelumnya mereka merilis beberapa single. Single ‘Violent Nature’, yang juga jadi nama album ini, menjadi pembuka untuk mengenalkan era baru I Prevail tanpa Brian, disusul oleh tiga single lainnya: Into Hell, Rain, dan Annihilate Me. Gue sempat memberikan reaction dan review untuk single pertamanya itu. Terasa banget memang perbedaannya.
This Album is Literally Absolute Chaos (STUBBORN – Absolute Chaos | Album Review)
2025/09/23
Stream here:https://open.spotify.com/album/5pA8xk272o1CW2QfAqyZG4?si=6e9omOGsRMGddywLbrrNiQ#musicreview #reactionvideo *If there are any mistakes in the video, please correct them in the comment section. Let's have a discussion.➖ ➖ ➖Submit your review request here:https://bit.ly/BANGGHUL-requestMeet another reviewer around the globe:https://app.musosoup.com/submit/bangghulamFind me on Groover:https://groover.co/band/signup/referral/influencer/21326/?utm_source=widget&utm_medium=widget_banner&utm_campaign=0.ghulam-tufail&widget_id=21326Support this channel!https://saweria.co/bangghulamRead my blog:https://bangghulam.wordpress.com/Follow my playlist on Spotify to listen to the best Heavy Metal music!https://open.spotify.com/user/bangghulam?si=ef51cb6c6c554e3b👣 Follow BANG! GHULAMInstagram -- https://www.instagram.com/bangghulam/X -- https://x.com/bangghulamBusiness inquiries email to:[email protected]
Band Rock Nakal Tanggung, Flowthentic Nyindir Masyarakat Urban Modern (Flowthentic – Konsumsi Publik | Album Review)
2025/09/07
Flowthentic, band raw rock asal Rawamangun,Jakarta merilis album keduanya berjudul “Konsumsi Publik” di 9 Mei 2025. Berisikan 14 trek dengan durasi selama 51 menit. Butuh keberanian untuk menyajikan trek sebanyak itu dalam sebuah album. Apakah lagu-lagu di dalamnyajuga seberani itu? Oke gue bahas.
Ini Sound Yang Gue Cari: Shoegaze, Indie Rock, Dream Pop (Danesa - Farewell Now | Album Review)
2025/06/20
Setelah memperkenalkan “Farewell Now” lewat maxi single tahun lalu, Danesa memperluas narasi nostalgia dan penerimaan ini menjadi EP utuh. Tambahan lagu “All Along” dan “To Watch the Words Fall Down, To Recite the Lines I Keep” makin memperkaya benang merah tentang hubungan, waktu, dan kehilangan. EP ini lahir dari proses kreatif intens antara Juni–September 2024, dibumbui sentuhan gitar David Gabriel. Hadir dengan semangat yang konsisten dari Farewell Now Tour 2024, rilisan ini mengukuhkan karakter Danesa di peta indie rock Yogyakarta. Bagi pembeli Bandcamp, tersedia booklet eksklusif berisi easter egg setiap lagu.
Band yang Tahu & Paham Dengan Karyanya Sendiri (Static Years - That Depends On You | Album Review)
2025/06/18
Static Years lempar debut EP That Depends On You, karya yang penuh denyut naik-turun, kayak lo lagi di bianglala pas malem minggu sendirian. EP ini ngebahas fase hidup dan hubungan—baik sesama manusia atau sama yang di atas sana—dengan sound yang nyambung ke akar referensi macam Citizen, Basement, sampai Title Fight. Dari “Overgrey” sampai “Blur”, tiap tracknya adalah alter ego yang jujur dari tiap personel. Ini bukan sekadar mini album, tapi pandangan hidup yang dibungkus dalam distorsi dan emosi.
EP penuh luka disampaikan secara sederhana (Pie Lace - Berapa Kali Merasa Kehilangan | Album Review)
2025/06/06
Referensi musik mereka cukup kaya di dalam EP yang berisikan 6 trek ini. Meskipun dibalut dalam satu sound yang sama, tapi referensi genre bisa beragam. Sependengaran gue, di sini bisa ditemukan gaya pop punk, indie pop/rock jepang, emo, dan lain-lain. Meskipun kaya akan referensi, tapi masih ada kekurangan sedikit di bagian produksi. Masih bisa dimaksimalkan lagi dari komposisi dan mixingannya. Satu hal yang menarik perhatian gue sebagai bassist tentu permainan bassnya yang “maen” banget.
Ketika Penguasa Sudah di Atas Langit Kekuasaan (Reiwa - Simulacra | Album Review)
2025/05/28
Meskipun EP ini hanya memuat 3 lagu, sangat singkat memang, tapi komposisi di 2 trek pertamanya (“Anosmia Empati”, “Bigot”) cukup kaya. Sebuah perkenalan yang baik dari Reiwa. Tapi tidak dengan trek ketiganya “Fundamental”, ini lebih reflektif. 2 lagu penuh amarah dan 1 lagu penuh refleksi adalah perpaduan musik yang pas untuk membawa tema EP ini.
Malapetaka Kejahatan Perang (Difficult And Hard – Catastrophic | Album Review)
2025/05/26
Metallic hardcore dengan sedikit black metal
Perjalanan Spiritual Bermusik & Kritik Untuk Fans (Sleep Token – Even In Arcadia | Album Review)
2025/05/21
Band metal fenomenal asal Inggris, Sleep Token kembali dengan album baru setelah 2 tahun lalu merilis “Take Me Back To Eden”. Kali ini mereka membawa nafas baru lewat album “Even In Arcadia” yang berisikan 10 track. Rilis di 9 Mei 2025, menjadikan ini album studio keempat dari Sleep Token. Sebelumnya, mereka sudah merilis 3 single untuk menyambut kedatangan album ini. Ada “Emergence” (13/03/2025), “Caramel” (04/04/2025), dan “Damocles” (25/04/2025).
Emosi Yang Tak Terarah, Sedih Atau Bahagia? (Enitine – Nightmare Blunt Rotation | Album Review)
2025/05/13
Enitine adalah band emo baru dari Malang yang dibentuk di awal 2024. Mereka mengeluarkan debut EP yang berjudul “Nightmare Blunt Rotation” di 7 Februari 2025. Berisikan 4 lagu, “Lake For Swans”, “Alice”, “Blunt Trauma” dan “Me vs the Killing Comfort”. Keempat lagunya juga sudah memiliki music video di channel youtubenya. Band ini beranggotakan 4 orang, ada Kent/C**a (vokal dan gitar), Farhan (gitar), Rafi (bass) dan Jibril (drum). Claimnya, mereka mengusung genre emo kekinian (5th wave emo). Apakah isi EP ini sesuai dengan claim mereka? Oke ini dia pembahasannya.
Hidup Isinya Ya Sang* dan Ngew* (FATHERSLAM – Whorewidow Killing Machine | Album Review)
2025/03/10
FATHERSLAM, band bapak-bapak brutal. Begitulahistilah yang mereka sematkan pada band ini karena memang band ini diisi oleh sekumpulan bapak-bapak gabut yang ngeband lagi. Berawal dari live tiktoknya ProvokatorBK a.k.a. Fandiyarman yang ketemu dengan Bobby Lordsatvrn (ex Kukertank, ex Bunian), Farid, Hansen Matsuka (ex Carnivored, ex Sinister Sick) dalam satu sesi live. ereka akhirnya sepakat untuk ngeband bareng meskipun berbeda-beda kota.Dibentuk di 11 September 2024, sampai sekarang hanya menyisakan 1 anggota asli yaitu Bobby yang akhirnya mengajak Andre untuk gabung sebagai gitaris.
Podcast reviews
Read Bang Ghulam Music Review podcast reviews
Podcast sponsorship advertising
Start advertising on Bang Ghulam Music Review relevant audience podcasts
You may also like to advertise on these Podcasts

4.4371061566
The Megyn Kelly Show
SiriusXM

4.888901269
Fearless with Jason Whitlock
Blaze Podcast Network

4.8118931000
Mind Pump: Raw Fitness Truth
Sal Di Stefano, Adam Schafer, Justin Andrews, Doug Egge

4.8102131585
Tara Brach
Tara Brach

4.541561215
Something You Should Know
Mike Carruthers | OmniCast Media

4.513841343
Strictly Anonymous Confessions
Kathy Kay

4.8292781897
Fantasy Footballers - Fantasy Football Podcast
Fantasy Football

4.62382612
Football Weekly
The Guardian

4.45387666
Two Judgey Girls
Two Judgey Girls

3.8258501152
The Viall Files
Nick Viall