
Advertise on podcast: Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta
Rating
5from
This podcast has
2488 episodes
Language
IndonesianPublisher
Gereja Kristen JakartaExplicit
No
Date created
2020/09/17
Latest episode
2026/10/16
Average duration
6 min.
Release period
1 days
Description
Penuntun Saat Teduh Sinode Gereja Kristen Jakarta Tersedia dalam bahasa Indonesia dan bahasa Mandarin
Unlock Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta podcast Email contact info,
Listeners & Audience details
Email contact information
Direct podcast contact details

Listeners
Audience numbers & engagement insights

Audience details
Podcast Insights

Podcast episodes
Check latest episodes from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta podcast
Kasih Yang Menjangkau - 17-10-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia
2026/10/16
Nats Alkitab : Yohanes 4:13-16
Penulis : G.I. Rinna Xiao
Hari ini ia berdiri di depan jemaat dan melayani. Sulit membayangkan bahwa beberapa tahun lalu ia takut memasuki pintu gereja. Ia pernah jauh dari Tuhan dan sering mabuk. Ia merasa tidak pantas datang kembali. Namun suatu hari, ia memberanikan diri datang. Ia masuk dengan hati yang berdebar. Ia mungkin bertanya dalam hati, “Apakah mereka masih mau menerima saya?” Tetapi yang terjadi berbeda dari yang ia takutkan. Tidak ada yang mengusirnya. Ia justru disapa dengan hangat dan diterima. Bahkan tidak ada yang mengungkit masa lalunya. Ketika mengenang hari itu, ia berkata, “Aku merasa disambut.” Perjumpaan sederhana itu menjadi awal dari hidup yang baru. Ia kembali kepada Tuhan dan sekarang melayani. Apa yang ia alami hari itu menggambarkan bagaimana kasih Kristus bekerja. Kasih tidak menunggu seseorang menjadi baik terlebih dahulu. Kasih membuka pintu sehingga seseorang berani datang. Kasih yang menjangkau sering kali dimulai dengan keberanian untuk mendekat.
Itulah yang kita lihat dalam Yohanes 4. Yesus sengaja melewati Samaria, berhenti di sumur, dan meminta air kepada perempuan itu. Bagi orang Yahudi, perjumpaan lintas batas sosial dan agama ini tidak lazim. Namun Yesus tidak membiarkan batas itu menghalangi kasih-Nya. Ia memulai percakapan. Yesus kemudian membawa pembicaraan lebih dalam. Ia berbicara tentang air hidup. Air sumur hanya memuaskan dahaga sementara, tetapi air yang Yesus berikan memberi kehidupan sejati dari Allah. Ketika perempuan itu masih berpikir secara harfiah, Yesus dengan sabar menuntunnya pada kebutuhan rohani yang terdalam. Kasih Kristus tidak hanya menerima seseorang di tempatnya sekarang, tetapi juga mengundangnya kepada hidup yang baru.
Mungkin ada orang di sekitar kita yang sedang menjauh dari Tuhan. Jangan diam dan menunggu mereka datang sendiri. Marilah kita yang menyapa mereka terlebih dahulu. Sebuah tegur sapa atau ajakan kecil dari kita, mungkin menjadi awal yang indah bagi untuk kembali.
“Kasih tidak menunggu seseorang datang;
kasih mengambil langkah untuk menjangkaunya.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah kasih Allah terlihat dalam cara saya menyambut orang yang berbeda, terluka, atau sedang menjauh dari Tuhan?
2. Siapa yang Tuhan ingin saya doakan dan jangkau minggu ini dengan kasih Kristus?
Kasih Yang Menjangkau (觸及人心的愛) - 17-10-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin
2026/10/16
約翰福音 4 : 13 - 16
4:13耶穌回答說:「凡喝這水的還要再渴;
4:14人若喝我所賜的水就永遠不渴。我所賜的水要在他裏頭成為泉源,直湧到永生。」
4:15婦人說:「先生,請把這水賜給我,叫我不渴,也不用來這麼遠打水。」
4:16耶穌說:「你去叫你丈夫也到這裏來。」
今天,他站在會眾前面服事。很難想像,就在幾年前,他連踏進教堂大門的勇氣都沒有。那時的他遠離了上帝,還常常醉酒。他覺得自己不配回到這裡。但有一天,他總算鼓起了勇氣。他心跳加速地走了進去。他心裡可能在想:“他們還會接納我嗎?”結果卻出乎意料,沒有人拒絕他,反而熱情地迎上來接待他。甚至沒有人提起他的過去。當回想起那天,他說:“我覺得自己受到歡迎。”那次看似平凡的相遇,開啟了他嶄新的人生。他重新歸回上帝,如今也參與了服事。他那天的經歷,生動地展現了基督之愛的運作方式。愛不會等待人變得完美。愛會先敞開大門,讓他人敢於靠近。伸出援手去愛,往往始於敢於走近的勇氣。
約翰福音第4章記載了這樣一個場景。耶穌刻意經過撒瑪利亞,在一口古井旁停下,向那個婦人要水喝。對當時的猶太人來說,這種跨越社會與宗教藩籬的相遇並不常見。但耶穌並沒有讓這些界限阻擋祂的愛。祂主動與婦人交談。耶穌隨後將話題引向更深層次。祂談及了活水。井水只能暫時解渴,但耶穌所賜的活水,卻能帶來屬天的真實生命。當那個婦人仍固守字面意思時,耶穌卻耐心地引導她認識內心深處的屬靈需要。基督的愛不僅接納個人的本相,更邀請他進入新的生命。
我們身邊或許有人正在遠離上帝。不要只坐著等他們來找你。讓我們主動走進他們的生命,也許只是一句簡單的問候,或是一個小小的邀請,都可能成為他們回歸信仰的美好起點。
“愛從不等待別人主動來找; 愛總會主動接近他們。”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 蕭麗娜傳道
翻譯 : 蔡立基
默想的問題 :
1. 當我對待那些與我不同、身心受傷或遠離上帝的人時,我的行為是否體現了上帝的愛?
2. 本週,上帝希望我為誰禱告,並以基督的愛去關懷他?
Menerima Yang Tertolak (接納被排擠者) - 16 -10-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin
2026/10/15
馬可福音 2 : 13 - 17
2:13 耶穌又出到海邊去,眾人都就了他來,他便教訓他們。
2:14 耶穌經過的時候,看見亞勒腓的兒子利未坐在稅關上,就對他說:「你跟從我來」他就起來,跟從了耶穌。
2:15 耶穌在利未家裏坐席的時候,有好些稅吏和罪人與耶穌並門徒一同坐席;因為這樣的人多,他們也跟隨耶穌。
2:16 法利賽人中的文士看見耶穌和罪人並稅吏一同吃飯,就對他門徒說:「他和稅吏並罪人一同吃喝嗎?」
2:17 耶穌聽見,就對他們說:「康健的人用不著醫生,有病的人才用得著。我來本不是召義人,乃是召罪人。」
在一間咖啡店裡, 聽障咖啡師臉帶著微笑, 熱情地揮手與顧客打招呼。他們都是接受過專業的咖啡製作和顧客服務訓練的。或許第一次見到他們時, 我們會想: “如果他們聽不見, 又怎麼能為顧客服務呢?” 但只要給予機會, 就會發現身體的限制並不能定義一個人的能力。可惜的是, 人們往往更傾向於給他人貼標籤, 而不是給予他們機會。這不僅是因為他自身能力的限制, 也因為他的工作、過往經驗、過失或名譽, 都可能成為標籤。一旦被貼上某種標籤, 我們就很容易看不到標籤背後的人了。
我們在馬可福音第2章也看到了同樣的情況。當耶穌在教導眾人時, 祂看見了利未,一名稅吏。利未的工作使他被視為罪人, 並遭到社會的排斥。然而, 耶穌的看法卻截然不同。耶穌沒有等待利未先走前來, 而是祂主動跨出了第一步。耶穌對他說: “你跟從我來!” 利未就起來, 跟從了祂。隨後, 耶穌在利未家與好些稅吏和罪人一同坐席。這件事促使法利賽人中的文士提出疑問: “祂為什麼與稅吏和罪人一同吃喝呢? ”
他們的問題揭示了兩種截然不同的觀點。對法利賽人而言, 與罪人接近會玷污自己。但對耶穌而言,就近卻是引導人悔改的途徑。耶穌的回答證實了這一點: “健康的人用不著醫生, 有病的人才用得著。” 這表明, 耶穌並非為那些自以為義的人而來, 而是為那些意識到自己需要幫助的人而來。耶穌並沒有先為利未的罪辯護, 而是直接呼召他跟隨自己。但這呼召發生在利未生命中任何可見的改變之前。這就是耶穌的愛。祂從不抹殺真相, 也不讓標籤論定他的一生。愛從不等待一個人變得配得, 才去接近。愛總是主動踏出第一步, 讓那些被邊緣化的人能夠找到回歸基督的道路。愛不是以評判為先, 而是以援手為先。耶穌知道, 悔改並非來自懲罰, 而是來自與無條件之愛的相遇。
“愛會尋找接近的方法, 而不是尋找刻意遠避的藉口。”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 蕭麗娜傳道
翻譯 : 蔡立基
默想的問題 :
1. 我身邊有哪些我一直刻意遠避的“利未人”呢?
2. 一直以來, 是什麼在阻礙了我接近他們?
Menerima Yang Tertolak - 16 -10-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia
2026/10/15
Nats Alkitab : Markus 2:13-17
Penulis : G.I. Rinna Xiao
Di sebuah kedai kopi, para barista tunarungu menyapa pelanggan dengan senyuman dan gerakan tangan yang hangat. Mereka dilatih membuat kopi dan melayani pelanggan. Mungkin ketika pertama kali melihat mereka, kita berpikir, “Bagaimana mereka bisa melayani pelanggan kalau mereka tidak bisa mendengar?” Tetapi ketika diberi kesempatan, rupanya keterbatasan tidak menentukan kemampuan seseorang. Sayangnya, manusia sering kali lebih cepat memberi label daripada memberi kesempatan. Bukan hanya karena keterbatasan, tetapi juga karena pekerjaan, masa lalu, kesalahan, atau reputasi seseorang. Begitu sebuah label melekat, kita mudah berhenti melihat pribadi di baliknya.
Hal yang sama kita saksikan dalam Markus 2. Ketika Yesus sedang mengajar orang banyak, Ia melihat Lewi, seorang pemungut cukai. Pekerjaan Lewi membuatnya dipandang sebagai orang berdosa dan dijauhi masyarakat. Namun Yesus melihatnya dengan cara yang berbeda. Ia tidak menunggu Lewi datang. Yesus sendiri mengambil langkah pertama. Yesus berkata, "Ikutlah Aku!" Lewi pun bangun dan mengikut Dia. Setelah itu, Yesus makan di rumah Lewi bersama banyak pemungut cukai dan orang berdosa. Tindakan ini membuat ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi bertanya, "Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
Pertanyaan mereka mengungkap dua cara pandang yang berbeda. Bagi para Farisi, kedekatan dengan orang berdosa dapat mencemarkan diri. Namun bagi Yesus, kedekatan adalah jalan untuk membawa orang kepada pertobatan. Jawaban Yesus menegaskan hal itu: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit." Yesus datang bukan kepada mereka yang merasa dirinya sudah benar, melainkan kepada mereka yang sadar bahwa mereka membutuhkan pertolongan. Yesus tidak membenarkan dosa Lewi. Ia memanggil Lewi untuk mengikuti-Nya. Namun panggilan itu datang sebelum perubahan hidupnya terlihat. Inilah kasih Kristus. Ia tidak menghapus kebenaran, tetapi Ia tidak membiarkan label menjadi akhir cerita seseorang. Kasih tidak menunggu seseorang layak untuk didekati. Kasih justru mengambil langkah pertama, agar yang tersisih dapat menemukan jalan pulang kepada Kristus. Kasih tidak mendahului dengan penghakiman, tetapi mendahului dengan penguluran tangan. Yesus tahu bahwa pertobatan lahir bukan dari penghukuman, melainkan dari perjumpaan dengan kasih yang tidak bersyarat.
“Kasih mencari cara untuk mendekat, bukan mencari alasan untuk menjauh.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Siapa "Lewi" di sekitarku yang selama ini aku jauhi?
2. Apa saja yang selama ini menghalangiku untuk mendekati mereka?
Hati Bagi Yang Tersisih - 15-10-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia
2026/10/14
Nats Alkitab : Zefanya 3:19-20
Penulis : G.I. Rinna Xiao
Ada seseorang yang sudah cukup lama tidak hadir dalam persekutuan. Awalnya orang-orang masih bertanya, “Ke mana dia?” Namun setelah beberapa waktu, pertanyaan itu berhenti. Kesibukan membuat semua orang kembali pada rutinitas. Namanya tidak lagi disebut. Kehadirannya perlahan terlupakan. Suatu hari, seseorang teringat kepadanya dan memutuskan untuk menghubunginya. “Sudah lama kami tidak melihatmu. Bagaimana kabarmu?” Tidak ada jawaban untuk beberapa saat. Kemudian datang sebuah pesan: “Terima kasih sudah menghubungi saya. Sejujurnya, saya pikir saya sudah dilupakan. Sebenarnya, saya sedang mengalami banyak masalah dan tidak tahu harus bercerita kepada siapa. Karena itu saya memilih menjauh.” Kalimat itu sederhana, tetapi dalam. Orang itu ternyata tidak membutuhkan banyak nasihat. Ia hanya membutuhkan seseorang yang mengingat bahwa dirinya masih ada.
Ada pepatah Cina yang berbunyi “memberikan arang di tengah salju.” Pertolongan yang datang saat seseorang sedang sangat membutuhkan jauh lebih berarti daripada pemberian yang datang ketika semuanya baik-baik saja. Kasih yang sejati hadir pada saat yang tepat. Itulah gambaran yang kita temukan dalam Zefanya 3. Bangsa Yehuda sedang mengalami masa yang berat. Ada orang-orang yang tertindas, tercerai-berai, dan dipermalukan. Namun Allah tidak melupakan mereka. Allah sendiri berjanji membawa mereka pulang. Perhatikan hati Allah. Ia tidak hanya melihat mereka yang kuat dan berhasil. Ia memperhatikan mereka yang tersisih. Ia mencari mereka yang terlupakan. Ia mengumpulkan mereka yang tercerai-berai. Inilah kasih Allah. Ia tidak menunggu seseorang menjadi kuat sebelum datang kepadanya. Ia datang justru ketika seseorang sedang lemah.
Kasih tanpa sekat tidak hanya menerima mereka yang hadir di tengah kita. Kasih tanpa sekat juga mengingat mereka yang mulai menjauh dan mencari mereka yang sedang kehilangan harapan. Mungkin ada seseorang di sekitar kita yang sedang mengalami “musim dingin” dalam hidupnya. Ia tidak lagi hadir, bukan karena tidak peduli, tetapi karena sedang berjuang. Jadilah teman yang memberikan sedikit kehangatan bagi seseorang yang sedang berada dalam dingin kehidupannya.
“Kasih yang datang pada waktu yang tepat
dapat menjadi kehangatan bagi hati yang sedang kedinginan.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Siapa yang sedang berada dalam “musim dingin” kehidupan dan membutuhkan kehadiran saya?
2. Apa yang dapat saya lakukan untuk menjadi kehangatan bagi mereka?
Hati Bagi Yang Tersisih (關懷被邊緣者) - 15-10-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin
2026/10/14
西番雅書 3:19-20
3:19 那時,我必罰辦一切苦待你的人,又拯救你瘸腿的,聚集你被趕出的。那些在全地受羞辱的,我必使他們得稱讚,有名聲。
3:20 那時,我必領你們進來,聚集你們;我使你們被擄之人歸回的時候,就必使你們在地上的萬民中有名聲,得稱讚。這是耶和華說的。
有個人已經很久沒來參加團契活動了。起初, 大家都會問: “他去哪裡了?” 但過了一段時間, 人們不再問起他了。忙綠的生活讓每個人都回歸了日常。他的名字不再被提及了。他的存在也漸漸被遺忘了。直到某天, 有個人想起了他, 就決定跟他聯繫一下。“好久不見, 你最近好嗎?” 起初杳無音信。過不多久, 一則訊息才跳了出來: “謝謝你聯絡我。說實話, 我還以為我被遺忘了呢。其實, 我最近遇到了很多問題, 不知道該向誰訴說才好。所以, 我才選擇暫時離開。”這句子很一般, 卻意味深長。原來, 這個人並不需要太多的建議。他只需要有人提醒他, 自己仍然存在。
中國有句成語說: “雪中送炭”, 意思是指在別人危難之際伸出援手, 遠比在順境時錦上添花更為有意義。上帝的真愛, 總在最恰當的時刻出現。這正是我們在《西番雅書》第三章中所看到的景象。猶大百姓正經歷艱難困苦的歲月。他們遭受壓迫、流離失所, 並深受羞辱。然而, 上帝並沒有忘記他們。上帝反而親自應許要領他們歸回。留意上帝的心。祂並非只眷顧強大而成功的人, 祂也關愛那些被邊緣化的人。祂尋找被遺忘的人。祂聚集那些四散的人。這就是上帝的愛。祂不會等到別人強大起來才來找他, 而是恰恰在別人最虛弱的時候。
無藩籬的愛不僅接納那些出現在我們身邊的人。無藩籬的愛也牽掛著那些遠離我們的人, 並尋找那些正失去希望的人。我們身邊或許有人正經歷著人生的“寒冬”。他們已經不在, 並非因為漠不關心, 而是因為正在苦苦掙扎。請當個好朋友, 為身處寒冬的他們送去一絲溫暖。
“及時來到的愛, 足以溫暖一顆正處冰冷的心。”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 蕭麗娜傳道
翻譯 : 蔡立基
默想的問題 :
1. 誰正處於人生的“寒冬”, 需要我的陪伴?
2. 我該做些什麼才能讓他們感到溫暖呢?
Melepaskan Belenggu (擺脫束縛) - 14-10-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin
2026/10/13
以賽亞書 58 : 6 - 10
58:6 我所揀選的禁食不是要鬆開凶惡的繩,解下軛上的索,使被欺壓的得自由,折斷一切的軛嗎?
58:7 不是要把你的餅分給飢餓的人,將飄流的窮人接到你家中,見赤身的給他衣服遮體,顧恤自己的骨肉而不掩藏嗎?
58:8 這樣,你的光就必發現如早晨的光;你所得的醫治要速速發明。你的公義必在你前面行;耶和華的榮光必作你的後盾。
58:9 那時你求告,耶和華必應允;你呼求,他必說:我在這裏。你若從你中間除掉重軛和指摘人的指頭,並發惡言的事,
58:10你心若向飢餓的人發憐憫,使困苦的人得滿足,你的光就必在黑暗中發現;你的幽暗必變如正午。
2019年,《清白計畫》網站報導了阿奇.威廉斯的故事, 他曾因一樁冤案而被判入獄多年。而在1983年, 他被判處終身監禁。在監獄的黑暗中, 阿奇始終堅稱自己無罪。然而,僅僅藉著他的抗辯並不足以打開監獄的大門。他所需要的, 不僅是有人願意傾聽他的心聲,更願意為他採取行動。阿奇於90年代中期聯繫了《清白計畫》。隨後, 該組織的法律團隊經過多年的不懈努力, 不斷爭取重新審查相關證據, 以期證明阿奇並非犯案者。直到2019年, 在遭受了大約36年的不公正待遇之後, 阿奇才終於重獲自由。
阿奇的故事讓我們想起上帝透過先知以賽亞所發出的呼籲。上帝不只要求祂的子民關心那些被欺壓的人, 祂更希望祂的子民能鬆開兇惡的繩 (以賽亞書58:6)。在以賽亞時代,上帝的子民勤於敬拜和禁食。然而, 生活卻充斥著不公不義。上帝表明, 蒙祂喜悅的敬拜必然體現在他們對待他人的方式上。上帝所要的禁食, 是釋放那些被欺壓的人、餵飽飢餓的人、為需要的人提供容身之處, 並扶助身處困境的同胞。
愛不僅僅是說句“我關心你”。愛是需要付諸行動的。真正的愛是那種會宣告“我會行動”的愛。我們或許無法像律師阿奇們的倡議者那樣能改變龐大的體系, 但我們可以從自身的生活環境開始。當我們看到有人受到不公平的待遇時, 不要保持沈默; 當看見有人遭受壓迫時, 不要止於同情; 當看見有人需要幫助時, 不要總是等待他人採取行動。以賽亞提醒我們, 上帝呼籲祂的子民成為復興的使者。我們蒙召, 不單是為了看見世上的束縛, 更是為了勇敢地參與, 並擺脫束縛。
“無與倫比的愛, 向被束縛的人顯明了上帝的同在。”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 蕭麗娜傳道
翻譯 : 蔡立基
默想的問題 :
1. 我是否曾在哪兒目睹過不公不義,卻選擇了袖手旁觀?
2. 我能採取什麼簡單的行動來幫助正處於困境的人, 並伸張正義?
Melepaskan Belenggu - 14-10-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia
2026/10/13
eNats Alkitab : Yesaya 58:6-10
Penulis : G.I. Rinna Xiao
Pada tahun 2019, situs Innocence Project memberitakan kisah Archie Williams, seorang pria yang bertahun-tahun hidup di balik jeruji penjara atas kejahatan yang tidak pernah dilakukannya. Pada tahun 1983, ia dijatuhi hukuman seumur hidup. Di tengah gelapnya penjara, Archie terus menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah. Namun, perkataannya saja tidak cukup untuk membuka pintu penjara. Dibutuhkan orang-orang yang tidak hanya mendengar, tetapi juga bersedia bertindak. Pada pertengahan 1990-an, Archie menghubungi Innocence Project. Tim hukum itu kemudian berjuang tanpa lelah selama bertahun-tahun. Mereka terus memperjuangkan pemeriksaan ulang terhadap bukti-bukti yang dapat membuktikan bahwa Archie bukanlah pelaku. Hingga pada tahun 2019—setelah sekitar 36 tahun hidup dalam ketidakadilan—Archie akhirnya bebas.
Kisah Archie mengingatkan kita pada seruan Allah melalui Nabi Yesaya. Allah tidak hanya meminta umat-Nya merasa prihatin terhadap orang yang tertindas. Ia menghendaki umat-Nya membuka belenggu-belenggu kelaliman (Yesaya 58:6). Pada zaman Yesaya, umat Tuhan rajin beribadah dan berpuasa. Namun kehidupan mereka masih diwarnai ketidakadilan. Allah menunjukkan bahwa ibadah yang berkenan kepada-Nya harus nyata dalam cara mereka memperlakukan sesama. Puasa yang Allah kehendaki adalah melepaskan orang yang tertindas, memberi makan yang lapar, memberi tempat bagi yang membutuhkan, dan menolong mereka yang dalam kesusahan.
Kasih tidak berhenti pada perkataan “aku peduli.” Kasih justru akan bergerak. Kasih yang sejati adalah kasih yang berkata, “aku akan bertindak.” Kita mungkin tidak dapat mengubah sistem besar seperti yang dilakukan para pembela Archie. Namun kita dapat mulai dari lingkungan kita. Ketika melihat seseorang diperlakukan tidak adil, jangan ikut diam. Ketika seseorang tertindas, jangan hanya merasa kasihan. Ketika seseorang membutuhkan pertolongan, jangan selalu menunggu orang lain bergerak. Yesaya mengingatkan bahwa Allah memanggil umat-Nya menjadi pembawa pemulihan. Kita dipanggil bukan hanya untuk melihat belenggu, tetapi berani mengambil bagian untuk melepaskannya.
“Kasih yang melampaui batas menghadirkan kehadiran Allah
bagi mereka yang terbelenggu.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Di mana saya melihat ketidakadilan yang selama ini hanya saya lihat tanpa saya lakukan apa-apa?
2. Apa satu tindakan sederhana yang dapat saya lakukan untuk menghadirkan keadilan dan pertolongan bagi seseorang yang sedang mengalami kesulitan?
Ada Tempat Untukmu (為你留有地方) - 13 -10-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin
2026/10/12
路得記 2:8-12
2:8 波阿斯對路得說:「女兒啊, 聽我說, 不要往別人田裏拾取麥穗, 也不要離開這裏, 要常與我使女們在一處。
2:9 我的僕人在那塊田收割, 你就跟著他們去。我已經吩咐僕人不可欺負你; 你若渴了, 就可以到器皿那裏喝僕人打來的水。」
2:10 路得就俯伏在地叩拜, 對他說:「我既是外邦人, 怎麼蒙你的恩, 這樣顧恤我呢?」
2:11 波阿斯回答說: 「自從你丈夫死後, 凡你向婆婆所行的, 並你離開父母和本地, 到素不認識的民中, 這些事人全都告訴我了。
2:12 願耶和華照你所行的賞賜你。你來投靠耶和華-以色列上帝的翅膀下, 願你滿得他的賞賜。」
你有沒有過這樣的經歷, 即到了某個地方, 卻覺得格格不入? 每個人都有自己的圈子。他們彼此熟悉, 盡情談笑。而你卻只能站在他們的圈子之外, 不知該如何融入。有時候, 最痛苦的不是別人對你說: “你不屬於這裡。” 而是根本沒有人能讓你感到有歸屬感。
路得可能也有同樣的感受。她是個寡婦, 也是個摩押女子。她來到波阿斯的田裡拾取麥穗。但她並非以有身份的人而來, 而是作為一個需要被憐憫的人。波阿斯當時注意到了路得, 便對她說: “不要到別的田裡去拾取麥穗。” 波阿斯不僅讓路得留在他的田裡, 還為她提供保護和飲用水。他還吩咐他的僕人們不可欺負她。即使路得在田裡工作, 波阿斯也確保她能收集到充足的麥穗。請注意, 波阿斯不僅讓路得能留在他的田裡, 還為她留了一席之地。這是一種更深層的愛。愛不僅僅說: “我沒有拒絕你。” 愛還說: “這裡為你留有一席之地。”
路得是以外邦人的身份來的。但她並沒有被看作負擔, 而是被尊為寶貴的人。我們也被呼籲去做同樣的事。也許我們身邊有些人雖然總是在場, 卻始終覺得不是團體裡的一份子。他們來教會, 卻感到孤單; 他們與我們同坐, 卻感到不被認同。無藩籬的愛邀請我們,不再把他們視為“累贅”, 而是視為我們中間的一部份。不要只是敞開大門, 更要敞開你的心扉。要讓他們的到來顯得至關重要。因為基督的愛不僅能讓人感到被接納。基督的愛更能讓人找到歸屬感。
“愛能為外人創造空間, 讓他們來到這裡, 並成為一份子。”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 蕭麗娜傳道
翻譯 : 蔡立基
默想的問題 :
1. 是什麼讓我總是難以騰出空間讓新人融入我的群體?
2. 思考一下, 我能打造出怎樣的空間, 讓新人能真正找到歸屬感?
Ada Tempat Untukmu - 13-10-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia
2026/10/12
Nats Alkitab : Rut 2:8-12
Penulis : G.I. Rinna Xiao
Pernahkah kita datang ke sebuah tempat dan merasa tidak benar-benar diterima? Semua orang sudah memiliki kelompoknya. Mereka saling mengenal. Mereka berbicara dan tertawa bersama. Sementara kita berdiri di luar kelompok mereka dan tidak tahu harus mendekati siapa. Kadang yang paling menyakitkan bukan ketika seseorang berkata, “Kamu tidak boleh di sini,” tetapi ketika tidak ada seorang pun yang membuat kita merasa bahwa kita boleh berada di sana.
Rut mungkin merasakan hal yang sama. Ia adalah seorang janda dan perempuan Moab. Ia datang ke ladang Boas untuk memungut jelai, namun ia tidak datang sebagai orang yang memiliki kedudukan. Ia datang sebagai seseorang yang membutuhkan belas kasihan. Saat itu Boas melihat kehadiran Rut. Ia berkata kepada Rut, “Janganlah engkau pergi memungut di ladang lain.” Boas bahkan meminta Rut tetap berada di ladangnya. Ia memberikan perlindungan dan akses kepada air. Ia juga memerintahkan para pekerjanya untuk tidak mengganggunya. Bahkan ketika Rut bekerja, Boas memastikan ada cukup jelai yang dapat dikumpulkannya. Perhatikan bahwa Boas tidak hanya membiarkan Rut berada di ladangnya. Ia memberinya tempat. Inilah bentuk kasih yang lebih dalam. Kasih tidak hanya berkata, “Aku tidak menolakmu.” Kasih berkata, “Di sini ada tempat untukmu.”
Rut datang sebagai orang asing. Tetapi ia tidak diperlakukan sebagai beban. Ia dihormati sebagai manusia yang berharga. Kita pun dipanggil melakukan hal yang sama. Mungkin ada orang di sekitar kita yang selalu hadir, tetapi belum pernah merasa menjadi bagian. Ia datang ke gereja, tetapi merasa sendirian. Ia duduk bersama kita, tetapi tidak merasa dikenal. Kasih tanpa sekat mengajak kita melihat mereka bukan sebagai “tambahan”, melainkan sebagai bagian dari kita. Jangan hanya membuka pintu. Bukalah juga ruang di hati. Tunjukkan bahwa kehadiran mereka berarti. Sebab kasih Kristus bukan hanya membuat orang merasa diterima. Kasih Kristus membuat orang merasa memiliki tempat.
“Kasih menciptakan ruang bagi orang asing
untuk datang dan menjadi bagian”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa yang selama ini membuat saya sulit memberi ruang kepada orang baru untuk menjadi bagian dari komunitas saya?
2. Renungkan, ruang seperti apa yang dapat saya ciptakan agar orang baru merasa benar-benar menjadi bagian?
Tak Ada Orang Asing (沒有外人) - 12-10-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin
2026/10/11
利未記 19 : 33 - 36
19:33 「若有外人在你們國中和你同居,就不可欺負他。
19:34 和你們同居的外人,你們要看他如本地人一樣,並要愛他如己,因為你們在埃及地也作過寄居的。我是耶和華-你們的上帝。
19:35 「你們施行審判,不可行不義;在尺、秤、升、斗上也是如此。
19:36 要用公道天平、公道法碼、公道升斗、公道秤。我是耶和華-你們的上帝,曾把你們從埃及地領出來的。
大海接納百川從不詢問河流的源頭。無論清濁大小, 萬流皆歸大海。中國有句成語說: 海納百川, 因有容乃大。這幅畫面蘊含著某種美。偉大並非源自於排斥異己, 而源自於開放與接納的心態。然而, 人類不是常常反其道而行嗎? 我們輕易地劃出邊界: 這是我們的群體, 那是他們的群體; 這些是自己人, 那些是外人。我們還給他人貼上標籤, 築起高牆, 默默地區分誰才配得上在我們心中佔有一席之地。
利未記19章提醒上帝的子民, 不可將寄居的外人視為次等人, 而應愛鄰如己。因為上帝本身, 就是一位不容許愛被群體界限所阻隔的上帝。這條誡命為何如此重要呢? 因為以色列人自己也曾在埃及做過寄居者。他們深知身為客旅、無權無勢且飽受虐待的滋味。這段經歷應該能塑造他們的心靈。他們被呼籲時刻銘記上帝在他們生命中的愛與幫助, 並給予其他人相同的待遇。
愛也必須落實在行動中。因此, 上帝命令祂的子民在使用度量衡時要誠實。因此, 愛就意謂著公平待人。上帝渴望祂的子民擁有一顆敞開的心, 即不應封閉自己、排斥異己, 而應當給予他人空間。因此,別讓差異成為隔閡。主動問候那些我們經常忽略的人, 並傾聽他們的故事。此外, 給他們留一點空間, 並尊重他們。切記, 我們也曾是需要被接納的外人。我們蒙上帝接納, 並非因為我們配得, 而是因為祂的愛。在上帝的國度裡是沒有外人的, 只有回家路上的兄弟姐妹, 而我們蒙召喚來與他們同行。
“一顆寬廣的心, 從不會問誰與自己不同, 而是問誰能被愛。”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 蕭麗娜傳道
翻譯 : 蔡立基
默想的問題 :
1. 我身邊有哪些“外人”, 我還沒有給予空間去了解和接納他們?
2. 本週我可以採取哪些具體行動, 讓那些與我不同的人感到被接納?
Tak Ada Orang Asing - 12-10-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia
2026/10/11
Nats Alkitab : Imamat 19:33-36
Penulis : G.I. Rinna Xiao
Laut tidak pernah bertanya dari mana sungai datang sebelum menerima airnya. Sungai yang jernih maupun yang keruh, yang besar maupun yang kecil, semuanya mengalir menuju laut. Pepatah Cina berkata: "Laut menerima seratus sungai; karena kelapangannya, ia menjadi besar." Ada sesuatu yang indah dari gambaran ini. Kebesaran tidak lahir dari kemampuan menolak yang berbeda, tetapi dari kelapangan untuk menerima. Namun, bukankah manusia sering melakukan sebaliknya? Kita mudah membuat batas: ini kelompok kita, itu kelompok mereka; ini orang kita, itu orang asing. Kita memberi label pada orang lain, membangun tembok, dan diam-diam membedakan siapa yang layak mendapat tempat di hati kita.
Imamat 19 mengingatkan umat Allah bahwa orang asing tidak boleh diperlakukan sebagai manusia kelas dua. Mereka harus dikasihi seperti diri sendiri. Sebab Allah sendiri adalah Allah yang tidak membiarkan kasih berhenti pada batas-batas kelompok. Mengapa perintah ini begitu penting? Karena Israel sendiri pernah menjadi orang asing di Mesir. Mereka tahu bagaimana rasanya hidup sebagai pendatang, tidak memiliki kuasa, dan diperlakukan dengan semena-mena. Pengalaman itu seharusnya membentuk hati mereka. Mereka dipanggil untuk mengingat kasih dan pertolongan Allah dalam hidup mereka dan memberikan hal yang sama kepada orang lain.
Kasih juga harus terlihat dalam tindakan. Karena itu, Allah memerintahkan umat-Nya berlaku jujur dalam menggunakan timbangan dan ukuran. Mengasihi berarti memperlakukan orang lain dengan adil. Allah ingin umat-Nya memiliki hati yang terbuka. Bukan menutup diri dari perbedaan, tetapi memberi ruang bagi orang lain. Maka, jangan biarkan perbedaan menjadi tembok. Sapalah orang yang sering kita abaikan. Dengarkan ceritanya. Berikan tempat bagi kehadirannya. Perlakukan dia dengan hormat. Ingatlah, kita juga pernah menjadi orang asing yang membutuhkan penerimaan. Kita diterima Allah bukan karena kita layak, tetapi karena kasih-Nya. Di dalam kerajaan Allah, tidak ada orang asing. Yang ada adalah saudara yang sedang berjalan pulang, dan kita dipanggil untuk berjalan bersama.
“Hati yang luas tidak bertanya siapa yang berbeda,
tetapi siapa yang dapat dikasihi.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Siapa “orang asing” di sekitar saya yang selama ini belum saya beri ruang untuk dikenal dan diterima?
2. Apa satu tindakan nyata yang dapat saya lakukan minggu ini untuk membuat seseorang yang berbeda dari saya merasa diterima?
Kasih Tanpa Sekat (無障礙的愛) - 11-10-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin
2026/10/10
雅各書 2 : 1 - 4
2:1 我的弟兄們,你們信奉我們榮耀的主耶穌基督,便不可按著外貌待人。
2:2 若有一個人帶著金戒指,穿著華美衣服,進你們的會堂去;又有一個窮人穿著骯髒衣服也進去;
2:3 你們就重看那穿華美衣服的人,說:「請坐在這好位上」;又對那窮人說:「你站在那裏」,或「坐在我腳凳下邊。」
2:4 這豈不是你們偏心待人,用惡意斷定人嗎?
《黑檀與象牙》這首歌曲描繪了鋼琴上的黑白琴鍵。黑鍵不必成為白鍵才有價值, 白鍵的價值也不會因為身為白色而更高貴。兩者雖異, 但在音樂創作上各具一席之地及其作用。我們的社群, 不就像那架鋼琴嗎? 我們都來自不同的背景。有富裕的, 也有貧窮的; 有受過高等教育的, 也有僅接受基礎教育的; 更有來自不同種族的。差異無所不在。
我們常說的一句話: “不要以貌取人”。然而, 我們卻常常在不知不覺中, 僅憑個人的外貌來評判他人。我們會觀察他們的衣著、職業、學歷或地位, 並以此決定如何對待他們。使徒雅各嚴厲斥責了這種態度。使徒雅各認為, 對基督的信仰與偏心待人絕不可並行。因為基督從不以世俗的標準來衡量人。祂是為所有人而來, 為那些常被忽略的邊緣群體留下一席之地。祂與被邊緣化的人同坐, 撫慰那些被排斥的人。祂也關注貧窮的寡婦, 看見她奉獻的價值——儘管在世人眼中, 那只是微不足道。然而, 在基督面前, 每個人都是寶貴的。
因此, 無藩籬的愛始於我們看待事物的方式。我們被呼籲, 不是根據他們身上的標籤,而是按照上帝形象創造的個體來看待的每個人。當我們學會像基督那樣看待他人時, 我們便不再追問: “誰才配坐首位?” 相反地, 我們學會敞開心扉, 為彼此騰出空間, 因為在基督裡, 沒有人卑微到不被珍視, 也沒有人特殊到不被關愛。
“愛不會選擇誰才值得被愛。”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 蕭麗娜傳道
翻譯 : 蔡立基
默想的問題 :
1. 我是否因為覺得某人比我“強”或“弱”, 而對他們有差別待遇?
2. 我該如何為我可能忽略的人騰出空間、給予關注抑或讚賞?
Kasih Tanpa Sekat - 11-10-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia
2026/10/10
Nats Alkitab : Yakobus 2:1-4
Penulis : G.I. Rinna Xiao
Lagu Ebony and Ivory menggambarkan tuts hitam dan putih pada piano. Tuts hitam tidak perlu menjadi putih agar memiliki nilai, dan tuts putih tidak menjadi lebih berharga karena warnanya. Keduanya berbeda, tetapi masing-masing memiliki tempat dan fungsi dalam menghasilkan musik. Bukankah komunitas kita juga seperti piano itu? Kita datang dengan latar belakang yang beragam. Ada yang kaya dan miskin, berpendidikan tinggi dan sederhana, berasal dari suku yang berbeda. Perbedaan ada di mana-mana.
Kita sering mengucapkan kalimat, “Don’t judge a book by its cover.” Namun, tanpa sadar, kita mudah menilai seseorang dari apa yang tampak di luar. Kita melihat pakaian, pekerjaan, pendidikan, atau kedudukannya, lalu menentukan bagaimana kita akan memperlakukannya. Sikap seperti inilah yang ditegur Rasul Yakobus dengan tegas. Menurut Yakobus, iman kepada Kristus tidak dapat berjalan bersama sikap pilih kasih. Sebab Kristus tidak menilai manusia berdasarkan ukuran yang dipakai dunia. Ia datang untuk semua orang dan memberikan tempat kepada mereka yang sering disisihkan. Ia duduk bersama mereka yang terpinggirkan. Ia menyentuh mereka yang dijauhi. Ia memperhatikan janda miskin dan melihat nilai persembahannya yang mungkin dianggap kecil oleh manusia. Di hadapan Kristus, setiap orang berharga.
Karena itu, kasih tanpa sekat dimulai dari cara kita memandang. Kita dipanggil untuk melihat setiap orang bukan berdasarkan label yang melekat padanya, melainkan sebagai pribadi yang diciptakan menurut gambar Allah. Ketika kita belajar melihat seperti Kristus melihat, kita tidak lagi bertanya, “Siapa yang pantas mendapat tempat terbaik?” Sebaliknya, kita belajar membuka hati dan memberi ruang, karena di dalam Kristus tidak ada seorang pun yang terlalu rendah untuk dihargai dan tidak ada seorang pun yang terlalu berbeda untuk dikasihi.
“Kasih tidak memilih siapa yang layak dikasihi.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Seperti apa selama ini saya perlakukan berbeda karena saya menganggapnya “lebih” atau “kurang” daripada saya?
2. Bagaimana saya dapat memberi ruang, perhatian, atau penghargaan kepada seseorang yang selama ini mungkin saya abaikan?
Agen Perubahan Dan Pengharapan Allah (变革的推动者与神的盼望) - 10 -10-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin
2026/10/09
弥迦书6 : 6 - 8
6:6 我朝见耶和华、在至高神面前跪拜、当献上甚么呢。
岂可献一岁的牛犊为燔祭么
6:7 耶和华岂喜悦千千的公羊、或是万万的油河么。我岂可为自己的罪过献我的长子么。为心中的罪恶献我身所生的么。
6:8 世人哪、耶和华已指示你何为善。他向你所要的是甚么呢。只要你行公义、好怜悯、存谦卑的心、与你的神同行。
这一周以来, 我们一直在反思上帝对社会正义的深切关怀。上帝并非仅仅袖手旁观世间的苦难; 相反, 祂借着耶稣基督彰显了祂的至高权能——耶稣降世, 旨在为每一位受压迫者带来释放与平等, 并赐予他们新的希望。
今天, 我们来思想先知弥迦的话语; 他是在犹大王约坦、亚哈斯和希西家在位期间 (约公元前8世纪) 进行预言的。在那段时期, 一场社会危机爆发了, 贫困和弱势群体遭受了当权者及富有地主的压迫。另一方面, 以色列人虽然勤于举行祭祀仪式和敬拜活动, 但其道德却已败坏, 充斥着腐败与贿赂。第6至7节提出了百姓的一个反讽式问题: 难道神需要更丰厚的祭物才会喜悦吗? 第8节则是作为神的回应: 祂弃绝空洞的仪式, 要求人改变内心与行为。
我们或许听说过威廉·威尔伯福斯 (William Wilberforce) 的故事: 这位英国国会议员出于对基督的信仰, 数十年如一日不懈地奋斗, 致力于废除英国残酷的奴隶贸易。尽管面临来自经济界权势人物的强烈反对, 他仍未放弃, 直到那项公平的法律获得通过。因此, 让我们将基督的光带入我们周围的环境。在职场上做弱者的捍卫者, 在学校里坚持说真话, 并活出一种打破界限的爱。在基督里, 我们有能力对社会正义产生实质的影响。
“成为上帝公义的使者, 是我们一生的呼召。
愿最高主权的基督之爱在我们所行的每一步中彰显出来。”
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 - 余日新牧師
翻譯:梁友明传道
默想的问题
1. 围绕这一主题反思了一周之后, 为了践行公义、喜爱信实并存心谦卑, 我希望做出什么新的承诺?
2. 在生活的哪个领域 (家庭、职场或社交圈), 我目前最受感召去为基督成为变革的推动者?
Podcast reviews
Read Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta podcast reviews
Podcast sponsorship advertising
Start advertising on Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta relevant audience podcasts
You may also like to advertise on these Podcasts

4.41171483
The Outlier Health Podcast
Matt Frazier, Matt Tullman, Isabelle Caputo, and Doug Hay

4.616141358
Giggly Squad
Hannah Berner & Paige DeSorbo

4.8219787
Imperfect Action
Steph Taylor

4.727535588
This Past Weekend w/ Theo Von
Theo Von

4.713016375
The Tim Dillon Show
The Tim Dillon Show

4.115971458
The Tucker Carlson Show
Tucker Carlson Network

4.828046452
Huberman Lab
Scicomm Media

4.240683
To Be The Man
Podcast Heat | Cumulus Podcast Network

4.41511432000
The Ben Shapiro Show
The Daily Wire

4.2155648
TENNIS.com Podcast
TENNIS.com Podcast/Tennis Channel Podcast Network