
Advertise on podcast: Renungan Anak GKY Mabes
This podcast has
999 episodes
Language
IndonesianPublisher
SM GKY Mangga BesarExplicit
No
Date created
2021/02/02
Latest episode
2026/02/05
Average duration
4 min.
Release period
1 days
Description
Audio ini membantu kalian untuk bisa melakukan, mendengarkan, dan merenungkan firman Tuhan setiap hari. Renungan akan diposting setiap hari. Mari kita bertumbuh bersama-sama di dalam Tuhan melalui firman-Nya. Tuhan Yesus memberkati.
Unlock Renungan Anak GKY Mabes podcast Email contact info,
Listeners & Audience details
Email contact information
Direct podcast contact details

Listeners
Audience numbers & engagement insights

Audience details
Podcast Insights

Podcast episodes
Check latest episodes from Renungan Anak GKY Mabes podcast
Yesus Menggenapi Hukum Taurat (6 Februari)
2026/02/05
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
YESUS MENGGENAPI HUKUM TAURAT
Diambil dari: Matius 5:17 (TB)
“Janganlah kamu menyangka bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.”
Wonder Kids, Ketika Yesus mulai melayani, banyak orang—terutama orang Farisi—tidak senang. Mereka sudah terbiasa hidup dengan aturan dan tradisi yang sangat ketat. Segala sesuatu harus bisa diprediksi dan dikendalikan. Mereka mengira Yesus datang untuk membuang hukum Taurat. Tetapi Yesus justru berkata dengan jelas: Ia tidak datang untuk menghapus hukum Taurat, melainkan menggenapinya.
Artinya, Yesus melakukan apa yang tidak bisa dilakukan manusia. Manusia selalu gagal menaati hukum Tuhan dengan sempurna. Tetapi Yesus hidup taat sepenuhnya dan menggenapi semua yang Tuhan janjikan. Matius—yang menulis Injil ini—ingin kita tahu satu hal penting: Yesus bukan membawa agama baru. Yesus adalah penggenapan janji Allah sejak dahulu.
Ketika kita percaya kepada Yesus, kita bukan hanya belajar aturan baru. Alkitab berkata bahwa kita menjadi ciptaan baru. Hidup lama kita ditinggalkan, dan Tuhan memberi kita hidup yang baru di dalam Kristus.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu kebiasaan baik yang bisa kamu lakukan hari ini sebagai bentuk ketaatan kepada Yesus, bukan karena terpaksa, tetapi karena mengasihi-Nya.
Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau menggenapi hukum Taurat untukku. Tolong aku mengikut Engkau dengan hati yang sungguh-sungguh, bukan hanya karena kebiasaan atau tradisi. Jadikan hidupku hidup yang baru di dalam Engkau. Amin.
Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak datang membawa aturan baru—Ia datang membawa hidup yang baru. Tuhan Yesus memberkati.
Apa yang Penting Bagi Matius? (5 Februari)
2026/02/04
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
APA YANG PENTING BAGI MATIUS?
Diambil dari: Matius 7:13–14 (TB)
“Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan… tetapi sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.”
Wonder Kids, Matius, Markus, dan Lukas disebut Injil Sinoptik karena mereka menceritakan banyak peristiwa yang sama tentang Yesus. Tetapi Injil Matius menunjukkan dengan jelas apa yang paling penting bagi Matius.
Sebelum mengikut Yesus, Matius adalah pemungut cukai. Ia terbiasa hidup mengejar uang, kenyamanan, dan penerimaan orang. Namun setelah bertemu Yesus, yang penting baginya berubah. Matius mengerti bahwa mengikuti Yesus bukanlah jalan yang paling mudah. Yesus sendiri berkata bahwa jalan menuju kehidupan itu sempit, dan tidak semua orang mau memilihnya. Tetapi jalan itu adalah jalan yang benar.
Matius tahu bahwa keselamatan tersedia bagi semua orang, tetapi tidak semua orang mau meninggalkan hidup lama mereka. Mengikut Yesus berarti rela meninggalkan prioritas lama dan memilih hidup yang menyenangkan Tuhan. Bagi Matius, yang terpenting bukan lagi pendapat orang lain. Yang terpenting adalah: apakah ia hidup sebagai orang yang sudah diterima oleh Yesus.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu hal kecil dalam hidupmu yang bisa kamu lakukan untuk memilih jalan Yesus—meskipun tidak selalu mudah.
Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, tolong aku memilih jalan-Mu, meskipun jalannya sempit dan tidak selalu mudah. Ajari aku hidup untuk menyenangkan-Mu, bukan hanya mengikuti apa yang disukai banyak orang. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Wonder Kids, ingatlah: Jalan Yesus mungkin sempit, tetapi itulah jalan yang membawa hidup. Tuhan Yesus memberkati.
Siapakah Matius? (4 Februari)
2026/02/03
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH MATIUS?
Diambil dari: Matius 9:9 (TB)
“Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: ‘Ikutlah Aku.’ Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.”
Wonder Kids, Tahukah kamu siapa Matius itu sebelum ia mengikut Yesus? Matius adalah seorang pemungut cukai.
Pada zaman Yesus, pemungut cukai tidak disukai orang. Mereka bekerja untuk pemerintah Romawi dan sering dianggap serakah serta tidak jujur. Banyak orang menganggap mereka sebagai pengkhianat bangsa sendiri. Tetapi Yesus melihat Matius dengan cara yang berbeda.
Yesus tidak berkata, “Kamu terlalu berdosa,” atau “Kamu tidak layak.” Yesus justru berkata, “Ikutlah Aku.” Dan Matius langsung bangkit dan mengikut Yesus. Karena pekerjaannya sebelumnya, Matius terbiasa mencatat dengan rapi dan teliti. Allah memakai keahlian itu untuk menolong Matius menulis Injil Matius—sebuah catatan penting tentang kehidupan dan ajaran Yesus.
Melalui Matius, kita belajar bahwa: Yesus bisa memakai siapa saja, dari latar belakang apa saja, untuk melakukan hal-hal besar bagi Tuhan.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan merasa kamu tidak cukup baik untuk dipakai Tuhan. Yesus bisa memakai kemampuan dan pengalamanmu untuk kemuliaan-Nya.
Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau memanggil dan memakai orang-orang yang sering dianggap tidak layak. Tolong aku percaya bahwa Engkau juga mau memakai hidupku untuk melakukan hal-hal baik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Wonder Kids, ingatlah: Yesus memanggil Matius apa adanya—dan Dia juga memanggilmu hari ini. Tuhan Yesus memberkati.
Siapa yang Sebenarnya Menuliskannya? (3 Februari)
2026/02/02
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
SIAPA YANG SEBENARNYA MENULISKANNYA?
Diambil dari: Lukas 1:3–4 (TB)
“Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu… supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.”
Wonder Kids, Ada orang yang berkata, “Memangnya Injil benar-benar ditulis oleh orang-orang yang namanya ada di Alkitab?” Mereka bertanya-tanya, apakah Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes benar-benar menulis Injil.
Alkitab menunjukkan bahwa para penulis Injil tidak asal menulis. Lukas, misalnya, dengan jelas berkata bahwa ia menyelidiki semuanya dengan teliti. Ia berbicara dengan para saksi mata dan menulisnya dengan rapi supaya orang-orang bisa yakin bahwa cerita tentang Yesus itu benar.
Para pemimpin gereja mula-mula juga sepakat tentang siapa penulis Injil. Mereka tidak ragu menyebut bahwa:
Matius menulis Injil Matius
Markus menulis Injil Markus
Lukas menulis Injil Lukas dan Kisah Para Rasul
Yohanes menulis Injil Yohanes
Kalau Injil itu palsu, orang-orang pada zaman itu pasti akan menolaknya. Tetapi justru Injil diterima dan dipercaya karena kesaksian para penulisnya jujur dan dapat dipercaya. Allah memakai orang-orang nyata, di waktu nyata, untuk menuliskan kisah nyata tentang Yesus.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Percayalah bahwa Alkitab bukan cerita karangan. Firman Tuhan ditulis dengan sungguh-sungguh supaya kita bisa mengenal Yesus dengan pasti.
Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau memberikan firman-Mu melalui orang-orang yang jujur dan dapat dipercaya. Tolong aku untuk percaya dan berpegang pada kebenaran firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Wonder Kids, ingatlah: Alkitab ditulis supaya kita yakin bahwa Yesus sungguh nyata dan sungguh mengasihi kita. Tuhan Yesus memberkati.
Kesaksian Perbedaan Dalam Injil (2 Februari)
2026/02/01
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
Kesaksian Perbedaan Dalam Injil
Diambil dari: Lukas 1:1–2 (TB)
“Banyak orang telah menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah digenapi di antara kita, sesuai dengan yang telah disampaikan kepada kita oleh mereka yang sejak semula adalah saksi mata dan pelayan Firman.”
Wonder Kids, Ada orang yang berkata bahwa Alkitab tidak benar karena ada perbedaan cerita di dalam Injil. Misalnya, Injil Lukas dan Injil Markus menceritakan kisah yang mirip, tetapi dengan kata-kata yang tidak sama persis.
Apakah itu berarti Alkitab salah? Tidak.
Coba bayangkan ada satu peristiwa besar di keluargamu. Kakakmu menceritakannya dengan satu cara, dan orang tuamu menceritakannya dengan cara yang sedikit berbeda. Ceritanya tidak sama persis, tetapi peristiwanya tetap sama dan benar.
Begitu juga dengan Injil. Para penulis Injil adalah saksi mata atau mendengar langsung dari saksi mata. Mereka menulis dari sudut pandang yang berbeda, tetapi pesan utamanya selalu sama: Yesus melakukan mujizat, mengampuni dosa, mengajarkan kebenaran, mati di kayu salib, dan bangkit dari kematian.
Seorang ahli Alkitab bernama Daniel B. Wallace pernah ditantang untuk menjawab semua perbedaan dalam Injil. Jawabannya sederhana: Justru perbedaan kecil itu menunjukkan bahwa para penulis Injil tidak bersekongkol atau bekerjasama. Mereka menulis dengan jujur apa yang mereka lihat dan dengar.
Dan yang luar biasa, pesan utama Injil tidak pernah berubah. Yesus adalah Juruselamat dunia.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau kamu mendengar orang meragukan Alkitab karena ada perbedaan cerita, ingatlah bahwa kebenaran utama Injil tetap sama. Percayalah bahwa Tuhan memakai banyak orang untuk menyampaikan satu kebenaran yang besar.
Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih untuk Alkitab yang Engkau berikan. Tolong aku untuk tidak bingung atau ragu hanya karena perbedaan kecil, tetapi percaya bahwa firman-Mu adalah benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Wonder Kids, ingatlah: perbedaan kecil dalam Injil tidak mengubah kebenaran besar—Yesus mengasihimu dan datang untuk menyelamatkanmu. Tuhan Yesus memberkati.
Kesaksian Para Saksi Mata (1 Februari)
2026/01/31
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
KESAKSIAN PARA SAKSI MATA
Diambil dari: 2 Petrus 1:16 (TB)
“Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol yang licik, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus sebagai Raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya.”
Wonder Kids, Pernah dengar cerita yang katanya benar, tapi ternyata cuma karangan? Kalau sebuah cerita benar-benar terjadi, biasanya ada orang yang melihat langsung, bukan cuma dengar dari orang lain.
Dalam penyelidikan kejahatan, kesaksian saksi mata itu sangat penting. Orang yang melihat langsung sebuah kejadian bisa membantu kita tahu apa yang sebenarnya terjadi. Hal yang sama juga berlaku untuk cerita tentang Yesus.
Para murid Yesus bukan hanya mendengar cerita tentang Yesus. Mereka melihat sendiri apa yang Yesus lakukan. Mereka melihat Yesus:
menyembuhkan orang sakit
melakukan mujizat
mati di kayu salib
dan bahkan bangkit dari kematian
Rasul Petrus menegaskan bahwa mereka bukan mengarang cerita. Mereka adalah saksi mata dari kebesaran Yesus. Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes ditulis berdasarkan kesaksian nyata, bukan dongeng. Itu sebabnya kita bisa percaya bahwa Yesus benar-benar hidup, mati, dan bangkit untuk menyelamatkan kita.
Kesaksian para saksi mata ini menjadi sidik jari berikutnya yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan. Yesus bukan hanya tokoh cerita. Yesus adalah Juruselamat yang benar-benar datang ke dunia.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ingatlah bahwa iman kita berdiri di atas kebenaran yang nyata. Bersyukurlah karena Tuhan memberi kita saksi-saksi yang dapat dipercaya.
Mari kita berdoa Tuhan, terima kasih karena Engkau memberi kami kesaksian yang benar tentang Yesus. Tolong aku percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh dan hidup setia kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Wonder Kids, ingatlah: iman kita bukan berdasarkan cerita karangan orang, tetapi kesaksian nyata tentang Tuhan Yesus. Tuhan Yesus memberkati.
Air di Padang Gurun (31 Januari)
2026/01/30
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
AIR DI PADANG GURUN
Diambil dari: 2 Timotius 2:24–25 (TB)
“Sedangkan hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang; ia harus cakap mengajar, sabar dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran.”
Wonder Kids, Bayangkan kamu berada di padang gurun. Matahari panas sekali, dan air sangat sulit ditemukan. Tiba-tiba muncul seseorang dari kejauhan. Ia berkata dengan suara lembut dan penuh semangat, “Ayo ikut aku! Ada air segar dan tempat teduh di sini!”Pasti kita akan mengikuti orang itu. Tapi bayangkan kalau orang itu berteriak, “Hei, kenapa kalian bodoh sekali berjalan di sini? Airnya ada di sana! Sudah jelas!”
Apa kita masih mau ikut?Mungkin tidak. Kita malah pergi ke arah lain. Sebagai orang Kristen, kita tahu Yesus adalah Mesias yang dijanjikan. Kita ingin orang lain juga mengenal Yesus, tetapi cara kita menyampaikan kabar baik sangat penting. Kalau kita kasar, marah-marah, atau merasa paling benar, orang akan menolak. Tapi kalau kita lembut, sabar, dan penuh kasih, orang akan lebih mudah mendengar. Tuhan meminta kita untuk:
ramah kepada semua orang,penuh kasih,menunjukkan kebenaran dengan sikap yang baik.Doa kita adalah supaya orang yang belum mengenal Tuhan bisa melihat kasih Yesus melalui hidup kita, lalu mau mendengarkan kabar baik yang membawa keselamatan.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu orang di sekitarmu yang mungkin belum mengenal Tuhan Yesus. Doakan dia, dan cari kesempatan untuk menunjukkan kebaikan kecil hari ini.
Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku memberitakan kabar baik tentang Engkau dengan hati yang lembut dan penuh kasih. Pakai hidupku untuk menuntun orang lain mengenal Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Wonder Kids, ingatlah: cara kita berkata dan bertindak bisa menolong orang lain melihat kasih Yesus yang menyelamatkan. Tuhan Yesus memberkati
Perjanjian Baru dari Allah (30 Januari)
2026/01/29
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
PERJANJIAN BARU DARI ALLAH
Diambil dari: Yeremia 31:31 (TB)
“Sesungguhnya, Akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda.”
Wonder Kids, Selama beberapa hari ini, kita sudah melihat bagaimana Yesus menggenapi banyak nubuat dalam Perjanjian Lama: Ia lahir dari keturunan yang tepat, lahir di Betlehem, masuk ke Yerusalem dengan keledai, dikhianati, disalibkan, dan bangkit pada hari ketiga.
Hari ini kita melihat nubuat tentang apa yang akan dilakukan Mesias—dan itu terdapat dalam Yeremia 31:33–34. Di sana Tuhan berkata bahwa Ia akan membuat perjanjian baru dengan umat-Nya. Bukan lagi seperti perjanjian lama, di mana orang Israel harus mempersembahkan korban untuk menebus dosa mereka. Dalam perjanjian baru:
Tuhan akan menulis hukum-Nya di dalam hati umat-Nya.
Umat-Nya akan mengenal Tuhan secara pribadi.
Tuhan akan mengampuni dosa dan tidak mengingatnya lagi.
Bagaimana semua itu terjadi? Melalui Yesus! Yesus menjadi korban yang sempurna untuk menanggung dosa seluruh dunia. Karena pengorbanan-Nya, kita tidak lagi perlu mempersembahkan korban hewan. Bahkan, Tuhan memberi kita Roh Kudus supaya kita bisa mengenal Dia secara pribadi dan hidup dekat dengan-Nya. Inilah perjanjian baru—dan kita semua diundang masuk ke dalamnya.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Ambil waktu untuk berdoa dan ucapkan dalam hati:“Tuhan, terima kasih untuk perjanjian baru-Mu. Aku mau mengenal Engkau lebih dekat.”
Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih Engkau mengundang aku masuk ke dalam perjanjian baru lewat Yesus. Terima kasih karena Engkau mengampuni dosaku dan mau tinggal di dalam hatiku melalui Roh Kudus. Tolong aku hidup dekat dengan-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Wonder Kids, ingatlah: karena Yesus, kita punya hubungan pribadi dengan Tuhan—ini adalah kabar terbaik yang bisa kita terima! Tuhan Yesus memberkati
Penguin dan Mesias (29 Januari)
2026/01/28
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
PENGUIN DAN MESIAS
Diambil dari: 2 Petrus 1:21 (TB)
“Sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.”
Wonder Kids, Bayangkan kamu dan teman-teman diberi tugas kelompok untuk menulis laporan tentang penguin. Pasti kalian harus baca buku, mencari informasi, dan memastikan semua yang kalian tulis benar, bukan asal menebak. Alkitab itu seperti tugas kelompok—tetapi jauh lebih luar biasa. Banyak orang berbeda menulis bagian-bagiannya di waktu yang berbeda-beda, bahkan ratusan tahun berjauhan. Mereka menulis tentang rencana keselamatan Tuhan dan tentang Mesias, yaitu Yesus. Tapi ada hal yang menakjubkan:Semua tulisan para penulis Alkitab saling cocok! Sesuai satu dengan yang lain.
Nubuat tentang Mesias ditulis oleh orang-orang yang hidup di zaman berbeda, namun semuanya mengarah pada Yesus—dan semuanya benar. Bagaimana bisa? Karena Alkitab tidak ditulis hanya oleh manusia. Roh Kudus membimbing para penulis Alkitab sehingga mereka menuliskan apa yang benar menurut Tuhan. Ketika Yesus datang dan menggenapi ratusan nubuat dalam Alkitab, itu membuktikan bahwa apa yang tertulis di dalam Alkitab adalah benar dan dapat dipercaya.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Ambil satu ayat Alkitab yang kamu suka, lalu tulis di kertas kecil. Tempel di meja belajar atau pintu kamar sebagai pengingat bahwa Alkitab benar karena Tuhan sendiri yang menginspirasikannya.
Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku mendengarkan suara-Mu melalui Alkitab, sama seperti para nabi yang Engkau pimpin dengan Roh Kudus. Ajar aku mempercayai firman-Mu dan mematuhinya. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Wonder Kids, ingatlah: Alkitab bukan buku biasa—Tuhan sendiri yang membimbing setiap kata di dalamnya. Tuhan Yesus memberkati
Argumen Konteks (28 Januari)
2026/01/27
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
ARGUMEN KONTEKS
Diambil dari: Amsal 10:9 (TB)
“Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya akan diketahui.”
Wonder Kdis, Ada orang yang bilang bahwa nubuat-nubuat dalam Perjanjian Lama sebenarnya tidak cocok berbicara tentang Yesus. Mereka berkata bahwa ayat-ayat itu “diambil keluar dari maksud ayat tersebut.” Tapi, apakah itu benar? Ada seorang pendeta dan ahli Alkitab bernama Louis S. Lapides. Ia pernah meragukan kekristenan dan mencoba membuktikan bahwa nubuat-nubuat tentang Mesias tidak benar. Ia membaca banyak buku yang menyerang iman Kristen, dan ia memeriksa setiap ayat satu per satu dalam bahasa aslinya. Apa yang ia temukan? Setiap kali ia membaca konteksnya dengan teliti—semua nubuat itu justru benar-benar mengarah kepada Yesus!
Tidak ada ayat yang dipaksa. Tidak ada yang dilebih-lebihkan. Semuanya pas dan sesuai.
Lapides lalu memberi tantangan kepada siapa saja yang ragu: “Mintalah dengan tulus agar Tuhan menunjukkan apakah Yesus benar-benar Mesias atau bukan.” Itulah yang ia lakukan—dan tanpa ada yang membimbingnya, Tuhan membuka matanya untuk melihat kebenaran.
Mazmur 145:18–19 berkata:“Tuhan dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya… Ia memenuhi keinginan orang-orang yang takut akan Dia; Ia mendengar teriak mereka dan menyelamatkan mereka.”
Artinya, Tuhan dekat dengan setiap anak yang sungguh-sungguh mencari kebenaran. Tuhan tidak bermain sembunyi-sembunyi. Jika kita mencari Dia, kita akan menemukan Dia.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau ada satu bagian Alkitab yang kamu belum mengerti, coba berdoa sebelum membaca:“Tuhan, tolong aku mengerti maksud-Mu.”Dan percaya bahwa Tuhan akan menolongmu melihat kebenaran.
Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku hidup dalam kejujuran dan tetap mencari kebenaran-Mu. Bukalah hatiku supaya aku mengerti firman-Mu dan semakin percaya bahwa Yesus adalah Mesias yang Engkau janjikan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Wonder Kids, ingatlah: Tuhan dekat dengan setiap anak yang dengan tulus mencari kebenaran. Tuhan Yesus memberkati
Ketika Ada Orang Bilang Injil Diubah (27 Januari)
2026/01/26
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
KETIKA ADA ORANG BILANG INJIL DIUBAH
Diambil dari: 2 Korintus 8:21 (TB)
“Karena kami memikirkan yang baik, bukan hanya di hadapan Tuhan, tetapi juga di hadapan manusia.”
Ada orang-orang yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Mesias. Kadang mereka berkata bahwa para penulis Injil mengubah ceritanya supaya terlihat seperti Yesus benar-benar memenuhi nubuat dalam Perjanjian Lama. Misalnya, ada yang bilang, “Bagaimana kalau Yohanes sengaja tidak menulis bagian tertentu supaya terlihat cocok dengan nubuat?”Tetapi itu tidak benar.
Pada zaman Injil ditulis, sudah ada banyak orang yang hidup dan melihat kejadian-kejadian itu langsung. Kalau ada kesalahan, orang-orang itu pasti langsung berkata, “Itu tidak benar! Waktu terjadi bukan begitu!” Selain itu, orang-orang yang membenci kekristenan tentu akan senang sekali menunjukkan kesalahan kalau memang ada. Tapi tidak ada bukti bahwa penulis Injil memalsukan atau mengubah cerita.
Para penulis Injil ingin jujur karena mereka tahu Tuhan melihat hati mereka. Mereka tidak perlu menipu untuk membuat Yesus terlihat sebagai Mesias—karena Yesus benar-benar Mesias yang dijanjikan. Kejujuran sangat penting. Kalau kita terbiasa berkata jujur, orang akan percaya ketika kita menyampaikan kebenaran tentang Tuhan.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Cobalah ingat: apakah kamu sudah jujur dalam hal-hal kecil? Minta Tuhan menolongmu hidup jujur supaya orang lain bisa percaya ketika kamu bercerita tentang Yesus.
Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku untuk selalu berkata jujur.Aku ingin hidup benar di hadapan-Mu, dan juga di hadapan orang lain.Tolong supaya sikapku membuat orang lain percaya bahwa Yesus adalah benar-benar Mesias. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Wonder Kids, ingatlah: kejujuran membuat orang bisa melihat Yesus melalui hidupmu. Tuhan Yesus memberkati
Argumen "Terpenuhi dengan Sengaja?" (26 Januari)
2026/01/25
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
ARGUMEN “TERPENUHI DENGAN SENGAJA”?
Diambil dari: Amsal 19:21
“Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan TUHANlah yang terlaksana.”
Wonder Kids, Pernah nggak kalian membuat sesuatu “jadi kenyataan” hanya karena kalian sudah tahu sebelumnya? Misalnya, kalau ada teman bilang, “Kayaknya kamu akan makan roti selai kacang hari ini,” lalu kalian sengaja bikin roti selai kacang supaya perkataanmu terjadi terjadi. Mudah, kan?
Ada orang yang berpikir Yesus juga begitu. Mereka bilang: “Mungkin Yesus tahu nubuat-nubuat Perjanjian Lama, lalu Ia sengaja melakukan semuanya supaya terlihat seperti Mesias.” Tapi… benarkah itu mungkin? Beberapa nubuat memang bisa “diwujudkan,” seperti naik keledai saat masuk Yerusalem. Namun ada banyak nubuat lain yang tidak mungkin dibuat manusia sendiri, seperti:
– Yesus lahir di Betlehem.– Yesus berasal dari garis keturunan Abraham dan Daud.– Seorang sahabat mengkhianatinya.– Tentara Romawi membagi pakaiannya dan tidak mematahkan kaki-Nya.– Yesus mati dan bangkit kembali.
Semua hal itu mustahil diatur oleh manusia. Itu hanya mungkin terjadi karena Yesus memang Mesias yang dijanjikan dan Allah sendiri yang menggenapinya.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Ingat bahwa Yesus tidak sedang berpura-pura menjadi Mesias.Semua nubuat tergenapi karena Ia benar-benar Tuhan.Katakan kepada Tuhan:“Terima kasih karena Engkaulah Mesias yang dijanjikan.”
Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau menggenapi semua nubuat dengan sempurna. Tolong aku percaya penuh kepada-Mu dan menjawab keraguan orang lain dengan bijaksana. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.
Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak membuat nubuat itu terjadi—Ia menggenapinya karena Ia adalah Tuhan. Tuhan Yesus memberkati
Argumen Kebetulan? (25 Januari)
2026/01/24
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
ARGUMEN KEBETULAN?
Diambil dari: Kisah Para Rasul 3:18 (TB)
“...Allah telah menggenapi apa yang dari dahulu Ia firmankan dengan perantaraan nabi-nabi-Nya, yaitu bahwa Mesias-Nya harus menderita.”
Wonder Kids, Kadang-kadang, orang berpikir bahwa nubuat dalam Alkitab digenapi oleh Yesus hanya karena kebetulan. Seperti menebak hasil lemparan koin—kadang benar, kadang salah. Tapi ada satu ahli matematika bernama Peter W. Stoner yang mencoba menghitung kemungkinan seseorang menggenapi hanya delapan nubuat dalam Perjanjian Lama. Hasilnya mengejutkan: kemungkinannya hanya satu banding seratus juta miliar!
Bayangkan seperti ini: Seolah-olah kita menandai satu koin, lalu mencampurnya dengan seratus juta miliar koin lainnya, lalu semua koin itu ditaruh di sebuah tanah kosong. Kemudian seseorang yang ditutup matanya disuruh mengambil satu koin saja dan ternyata yang dia ambil adalah koin yang ditandai itu. Hampir tidak mungkin, bukan? Kaoin begitu banyak dan orang yang mengambil matanya ditutup. Dia tidak bisa memilih, dia tidak bisa melihat koin yang ditandai.
Dan Yesus bukan hanya menggenapi delapan nubuat—Ia menggenapi puluhan nubuat dalam hidup-Nya, kematian-Nya, dan kebangkitan-Nya. Itu sebabnya kita percaya:Yesus bukan kebetulan. Yesus adalah Mesias yang dijanjikan. Allah merencanakan semuanya dengan penuh kasih dari sejak dahulu. Dan sama seperti Allah tidak bekerja secara kebetulan dalam hidup Yesus, Allah juga bekerja dengan tujuan dalam hidupmu.
Mari kita berdoa:Tuhan, tidak ada yang terjadi secara kebetulan. Terima kasih karena Engkau mengasihi aku dengan sengaja dan punya rencana yang indah untuk hidupku. Tolong aku mempercayai rencana-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Bayangkan betapa besar kuasa Allah yang mengatur semuanya dengan tepat. Katakan pada Tuhan: “Tuhan, hidupku bukan kebetulan. Engkau punya rencana buatku.” Tuhan Yesus memberkati.
Mesias yang Bangkit (24 Januari)
2026/01/23
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
MESIAS YANG BANGKIT
Diambil dari: Mazmur 16:10 (TB)
“Sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan orang kudus-Mu melihat kebinasaan.”
Wonder kids, Ada satu hal yang dimiliki semua orang di dunia: kita semua lahir, kita semua makan, kita semua bernafas… dan satu hari nanti, kita semua akan meninggal. Dan ketika seseorang meninggal, tubuhnya akan membusuk. Itu adalah bagian alami dari hidup manusia.
Tapi Mazmur 16 berisi sesuatu yang berbeda.Raja Daud menulis bahwa Tuhan tidak akan membiarkan orang yang dikasihi-Nya mengalami kebinasaan, atau “membusuk” dalam kubur. Daud tahu ini tidak mungkin terjadi pada dirinya sendiri, karena ia adalah manusia biasa. Berarti Daud sedang membicarakan seseorang yang lebih besar—Mesias yang Tuhan janjikan.
Ketika Yesus mati di kayu salib, tubuh-Nya tidak dibiarkan tinggal di kubur. Pada hari ketiga, Yesus bangkit dari antara orang mati, menggenapi Mazmur 16 dengan sempurna. Ini menjadi “sidik jari” terakhir dari Perjanjian Lama yang menunjukkan bahwa Yesus benar-benar Mesias. Kematian tidak bisa menahan Yesus. Kubur tidak bisa mengalahkan-Nya.Dan karena Yesus hidup kembali, kita memiliki pengharapan yang kekal bersama-Nya.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan apa artinya kalau Yesus benar-benar bangkit.Katakan kepada Tuhan:“Tuhan Yesus, Engkau hidup. Aku mau percaya dan berharap pada-Mu.”
Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau bangkit dan menang atas kematian. Engkau tidak diam terus di kubur, Engkau hidup. Dan karena itu aku punya harapan. Tolong aku percaya kepada-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Wonder Kids, ingatlah: Yesus hidup! Dan karena itu, kita memiliki harapan yang tidak akan pernah hilang. Tuhan Yesus memberkati.
Daud Menubuatkan Penyaliban (23 Januari)
2026/01/22
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
DAUD MENUBUATKAN PENYALIBAN
Diambil dari: Mazmur 22:15–17
“Aku seperti air yang tercurah… seluruh tulangku terlepas dari sendinya… anjing-anjing mengerumuni aku;… mereka menusuk tangan dan kakiku.”
Wonder Kids, Saat Yesus tergantung di kayu salib, Ia mengutip Mazmur 22—Mazmur yang ditulis oleh Raja Daud sekitar seribu tahun sebelumnya. Yesus berkata, “Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” Ketika Daud menulis Mazmur itu, ia sedang menggambarkan rasa sakit dan kesedihan yang ia alami. Ia tidak tahu bahwa kata-katanya itu akan menjadi gambaran yang sangat tepat tentang apa yang Yesus alami di salib. Mazmur 22 menggambarkan hal-hal seperti:
Yesus diejek (ayat 7)
tulang-tulang-Nya terlepas dari sendi (ayat 14)
tangan dan kaki-Nya ditusuk (ayat 16)
pakaian-Nya dibagi-bagikan (ayat 18)
Yang luar biasa adalah: pada zaman Daud, penyaliban bahkan belum ditemukan!Belum ada hukuman salib. Namun Daud menggambarkannya dengan sangat tepat karena Roh Kudus yang memeberitahu dan menolong Daud untuk menuliskannya. Itu sebabnya nubuat ini menjadi “sidik jari ketujuh” yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan. Allah sudah mengetahui apa yang akan terjadi, dan Yesus rela datang untuk menanggung hukuman dosa kita. Yesus tidak terkejut oleh salib. Ia tahu apa yang akan Ia hadapi—dan Ia tetap memilih untuk melakukannya karena Ia mengasihi kita.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Renungkan betapa besar kasih Yesus yang rela disalibkan untukmu. Katakan pada Tuhan:“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau menanggung hukuman yang seharusnya untukku.”
Mari kita berdoa:Tuhan, Engkau tidak terkejut dengan salib. Engkau sudah tahu semuanya, tetapi Engkau tetap memilih datang untuk menyelamatkanku. Terima kasih atas kasih-Mu yang begitu besar. Tolong aku hidup bersyukur kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Wonder Kids, ingatlah: Yesus tahu penderitaan yang akan Ia alami—dan Ia tetap memilih salib karena Ia mengasihimu. Tuhan Yesus memberkati.
Podcast reviews
Read Renungan Anak GKY Mabes podcast reviews
Podcast sponsorship advertising
Start advertising on Renungan Anak GKY Mabes relevant audience podcasts
You may also like to advertise on these Podcasts

4.4371061566
The Megyn Kelly Show
SiriusXM

4.888901269
Fearless with Jason Whitlock
Blaze Podcast Network

4.8118931000
Mind Pump: Raw Fitness Truth
Sal Di Stefano, Adam Schafer, Justin Andrews, Doug Egge

4.8102131585
Tara Brach
Tara Brach

4.541561215
Something You Should Know
Mike Carruthers | OmniCast Media

4.513841343
Strictly Anonymous Confessions
Kathy Kay

4.8292781897
Fantasy Footballers - Fantasy Football Podcast
Fantasy Football

4.62382612
Football Weekly
The Guardian

4.45387666
Two Judgey Girls
Two Judgey Girls

3.8258501152
The Viall Files
Nick Viall