
Advertise on podcast: Dialekkita
This podcast has
28 episodes
Language
IndonesianPublisher
Dialek KitaExplicit
No
Date created
2021/02/02
Latest episode
2026/01/13
Average duration
57 min.
Release period
86 days
Description
Bahasamu Bahasannya. /// Berangkat melalui perspektif dan juga opini setiap individu, podcast ini membahas berbagai macam pengalaman maupun peristiwa dengan kemasan ringan nan santai.
Unlock Dialekkita podcast Email contact info,
Listeners & Audience details
Email contact information
Direct podcast contact details

Listeners
Audience numbers & engagement insights

Audience details
Podcast Insights

Podcast episodes
Check latest episodes from Dialekkita podcast
Underpaid itu Bernama Kreatif
2026/01/13
Dalam kesempatan kali ini di dalam sub bab dari tema: subjek(di)fitas dalam bekerja, kami bertemu dan berbincang banyak hal mengenai dunia kreatif melalui dua narasumber yaitu Alif dan juga Althof. Banyak pandangan atau insight baru yang kami dapatkan dari keduanya, terutama perihal "Underpaid" itu sendiri.
Lalu bagaimana tanggapan dan siasat mereka untuk meminimalisir hal tersebut? Selengkapnya bisa kalian dengarkan melalui link yang tertera pada bio.
Timestamp:
(01:50) : Kenapa jadi editor?
(18:00) : Tentang esensi dan makna
(25:20) : Menghadapi AI
(30:00) : Tentang emosi dan logika
(38:25) : Underpaid
//
Dialekkita
Bahasamu Bahasannya
RKUHP & RKUHAP: Ketika Hukum Baru Lebih Cepat Datang Daripada Penjelasannya
2025/11/28
Dalam pembahasan Apa Kabar Indonesia kali ini, kami coba membuka bab perihal bagaimana regulasi baru tiba seperti tamu tak diundang—lebih cepat dari penjelasannya.
Tak sampai di situ, kami juga akan membahas beberapa point dari pasal-pasal yang memang sudah di sahkan dan yang tentunya menimbulkan banyak 'pertanyaan' dari ketetapannya.
Regulasi memang terus berjalan sangat cepat, sementara partisipasi publik jalannya justru kian kemari kian santai. Ketimpangan ritme yang entah kenapa bisa jadi sebuah 'tradisi' dan dampaknya bagi kita akhirnya hanya bisa bilang 'lho, kok udah jadi aja?'
Selengkapnya episode ini bisa kalian dengarkan melalui digital streaming yang tersedia di bio.
Timestamp:
(02:00) : Penjelasan "apa sih sebenarnya RKUHP & RKUHAP?" dan bagaimana historis serta beberapa point yang direvisi dalam UU tersebut?
(09:40) : Pembahasan point 1 sampai 2 di dalam proses revisi RKUHP & RKUHAP.
(28:34) : Pembahasan point 3 sampai 4 di dalam proses revisi RKUHP & RKUHAP.
(44:30) : Pembahasan point 5 sampai 6 di dalam proses revisi RKUHP & RKUHAP.
(49:32) : Pembahasan point 7 sampai 8 di dalam proses revisi RKUHP & RKUHAP.
(54:48) : Pembahasan point 9 (terakhir) di dalam proses revisi RKUHP & RKUHAP.
Dialekkita
Bahasamu, bahasanya.
Eps.1 - Malas Nonton: Weapons
2025/10/27
Kali ini, kita mulai dengan pertanyaan yang sering muncul: "Kok bisa sih malas nonton film horor yang sedang hype di beberapa bulan kebelakang, yaitu WEAPONS?"
Dalam pembahasan episode perdana, kami mencoba untuk membedah film WEAPONS dari sudut pandang yang paling subjektif, tanpa beban harus suka. Buat kalian yang udah nonton, kita kupas tuntas! Buat yang belum, hati-hati kena spoiler.
Memang cukup penasaran, tapi gimana rasanya nonton film yang dianggap "horor terbaik tahun ini" tapi dengan semangat yang ogah-ogahan? Adapun yang akan kami bahas mengenai plot, jump scare, bahkan dari konspirasi perihal film ini.
Timestamp:
(07:10) : Bahas POV Character
(11:35) : LGBTQ di Film Domestik
(24:04) : Konspirasi Weapons
(32:48) : Doktrin di Sineas Film
(42:28) : Rekomendasi Film Serupa Weapons
//
Dialekkita
Bahasamu Bahasanya
#malesnonton
Abstrak - Menjadi Melalui Jalan Terjal
2025/10/02
Abstrak - Menjadi Melalui Jalan Terjal.
Dalam sesi episode abstrak kali ini kami mencoba untuk sedikit berkontemplasi dengan satu pembahasan perihal metode dan sudut pandang pendidikan; mulai dari 'menghafal atau memahami?'
Serta bagaimana orientasi dari hal tersebut justru kian kemari malah kian tereduksi dan dirangkum menjadi semata bilangan di dalam arus cepat dengan tolok ukur mutlak.
Tidak ada yang keliru dalam menandai titik orientasi, sebab asumsi kami tiap-tiap dari kita memang tetap perlu peta langkah untuk tahu ke mana kita harus membuka jalan dalam memulai pengembaraan.
Namun hemat kami, jangan biarkan itu menjelma menjadi potrait beku — sebuah bingkai sempit yang mengurung makna belajar dan menjadi hanya pada keberhasilan yang bisa dihitung.
Timestamp:
(00:10) : Menghafal atau Memahami
(15:35) : Ironi Civitas Akademik
(31:00) : Polarisasi IPA dan IPS
(40:00) : Negara dan Guru Honorer
(46:00) : Kalo Kita Punya Wewenang untuk Pendidikan
//
Dialekkita
Bahasamu Bahasanya
#abstrak
Abstrak - Parafrase Keyakinan: Antara Tradisi & Pemikiran Baru (Dekonstruksi Sudut Pandang Keyakinan)
2025/04/07
Jika berbicara perihal keyakinan, mungkin kita semua bisa sama-sama sepakat bahwa hal tersebut selalu hadir menjadi sebuah 'journey' (petualangan) yang tentunya dimiliki oleh setiap individu. Hal demikian pun sepertinya memiliki proses dan pengalaman yang sangat menarik untuk diceritakan.
Dalam episode kali ini, kami coba berdiskusi mengenai perihal tersebut, selengkapnya bisa kalian dengarkan melalui link pada kanal bio kami.
Timestamp:
(01:10) : Kenapa Tidak Pindah Agama?
(10:16) : Oknum Menghasilkan Krisis Beragama?
(36:32) : Menimbang dalam Memilih Agama
(45:18) : Agama dan Budaya
(48:59) : Kesimpulan
//Dialekkita
Bahasamu Bahasannya
#abstrak
Akuilah Bahwa Kita Adalah Sebuah Algoritma
2025/03/12
Dewasa ini kita, terutama kelas menengah yang tinggal di kawasan urban, harus mengakui bahwa kita telah menghabiskan banyak waktu kita untuk menggunakan medium digital khususnya ponsel—dibandingkan aktivitas lain, setidaknya selama 9 jam sehari. Bahkan lebih. Berita yang membanjir secara kilat, info apapun dan soal apapun, adalah fakta kehidupan dunia kontemporer, sehingga tidak heran juga bahwa mayoritas dari kita merasa lebih nyaman kalau memiliki akses secara konsisten pada dunia digital.
Apakah hal tersebut membuat kita bisa lebih menghargai waktu untuk mengikuti siasat modernitas yang ditawarkan? Atau justru malah kita sedang berada dipinggir jurang kebanalan ilusi digital yang mampu merenggut semua hubungan dan koneksi yang sebelumnya kita miliki?
Dalam episode kali ini, kami coba berdiskusi mengenai hal tersebut, selengkapnya bisa kalian dengarkan melalui kanal pada bio kami.
Timestamp:
(02:10) : Apa itu Brainrot?
(07:50) : Komodifikasi Sosial Media
(19:27) : Brainrot dan Tiktok
(31:03) : Apakah kita terdampak Brainrot?
(40:30) : Brainrot dan Smartphone
//
Dialekkita
Bahasamu Bahasanya
Risalah Amanah Kurir
2025/02/08
Deskripsi Podcast:
Kali ini di dalam episode kedua tema "Subjektivitas Dalam Bekerja", kami kedatangan salah satu kawan kami yang bekerja sebagai kurir yaitu Khaerunnas Shahrul Mubarok atau yang akrab disapa sebagai Abul. Menjalani profesi sebagai kurir membuat Abul memiliki banyak pengalaman serta cerita menarik pada perjalanannya.
Simak selengkapnya melalui situs kami, atau via link in bio.
Timestamp:
(06:19) : Alasan Memilih Menjadi Kurir
(20:20) : Sistem Kerja Kurir
(31:28) : Suka & Cita Kurir
(43:43) : Subjek(di)fitas Dalam bekerja
//
Dialekkita
Bahasamu Bahasanya
Menilik Mentalitas Arogansi di Dalam Sosial Modern Hari Ini
2024/12/22
Dalam episode Apa Kabar Indonesia kali ini, kami akan membahas beberapa kasus-kasus yang notabene terjadi karena memiliki latar belakang "arogansi" pada setiap kejadiannya, serta yang tak kalah penting bagi kami yaitu bagaimana menanggapi peranan sosial media hari ini yang menjadi unsur penting atas berbagai tanggapan dan juga perspektif masyarakat untuk menyikapi kasus-kasus tersebut.
Selengkapnya episode kali ini bisa kalian dengar melalui digital streaming yang tersedia di bio.
Timestamp:
(01:27) : Kasus Penganiyaan Dokter Koas Unsri
(15:00) : Pengusaha Paksa Siswa Sujud & Menggonggong
(23:07) : GUS MIFTAH
(30:15) : Penembakan Polisi Terhadap Siswa
///
DIalekkita
Bahasamu Bahasannya
Iktibar Pertaruhan KOMDIGI
2024/11/16
Pada awal bulan ini kita semua dikejutkan oleh salah satu
kasus penangkapan beberapa pegawai KOMDIGI yang diduga ber-afiliasi (baca: kerjasama) dan melindungi puluhan, atau bahkan ratusan akses website judi online. Melihat hal ini terjadi, sejumlah pihak menilai kasus tersebut bukanlah menjadi sebuah akhir dari muara pemerintah untuk memberantas judi online. Walau pemerintah menyebut penangkapan itu juga merupakan sebuah upaya dan langkah awal, namun nampaknya pernyataan itu penuh dengan muatan kontradikitif yang selalu dilontarkan. Dalam bagian keempat “Apa Kabar Indonesia?” kali ini, kami coba
berdiskusi perihal kasus tersebut dengan membawa perspekitf dan juga data yang telah kami kumpulkan untuk bertanya kembali atas relevansi upaya pemerintah
terhadap pemberantasan judi online?
Selengkapnya episode ini bisa kalian dengarkan melalui
digital streaming yang tertera di bio.
Timestamp:
(00:52) : Kasus KOMDIGI
(10:34) : Kenapa baru sekarang?
(32:48) : Pemerintah berantas judi online?
(59:14) : Berantas habbit Masyarakat terhadap judi online
///
DIalekkita
Bahasamu Bahasannya
Apa Kabar Indonesia Part III - Edisi Oktober 2024
2024/10/29
Apa Kabar Indonesia Part III
Setelah 2 part Apa Kabar Indonesia sebelumnya sudah rilis cukup lama, akhirnya kami memutuskan untuk merilisnya kembali dalam part terbaru. Membahas tentang berita akhir-akhir ini yang sedang terjadi dan bagaimana berita tersebut memiliki relevansi yang sangat kuat di dalam keadaan kehidupan kita sehari-hari nampaknya itu menjadi alasan yang cukup penting bagi kami untuk membagikannya kepada kalian.
Selengkapnya episode ini bisa kalian dengarkan melalui digital streaming yang tersedia di bio.
Timestamp:
(01:59) : Dilantiknya Presiden ke-8 Indonesia
(16:45) : Bahayanya Tidak Ada Oposisi
(33:44) : Kasus Penyiraman Air Keras
//
Dialekkita
Bahasamu Bahasannya
Mata Kolektor dan Mata Masyarakat
2024/10/15
Season dan tema baru kali ini, di dalam episode pertama. Kami bertemu dengan Neza Raekhan yang memiliki sederet cerita menarik mengenai: pekerjaan, menentukan pilihan dan keputusan krusial serta memetakan titik kompromi yang telah dialaminya.
Timestamps:
(01:53) : Subjektivitas Bekerja
(11:03) : Kolektor
(14:13) : S.O.P Kolektor
(20:33) : Gini Banget Nagih!
(48:13) : Definisi Kerja
(50:23) : Closing Statement
//
Dialekkita
Bahasamu Bahasannya
Social Media: Post Truth dan Cancel Culture
2024/06/15
Sampailah kita didalam episode terakhir didalam pembahasan tema kali ini mengenai sosial media, didalam episode terakhir kami akan membahas sebuah hal yang nampaknya agak sedikit serius yaitu Post Truth & Cancel Culture. Hal tersebut sebenarnya bisa dibilang adalah buah hasil kausal yang sempat kita bahas pada dua episode sebelumnya.
Timestamps:
(13:03) : LGBT dan Post Truth
(16:43) : Cancel Culture
(26:18) : Kausalitas Cancel Culture
(31:43) : Feminisme dan Post Truth
(46:58) : Closing Statement
//
Dialekkita
Bahasamu Bahasannya.
Social Media: Dating Apps - Match Belum Tentu Meet
2024/06/01
Didalam pembahasan kedua kali ini, agaknya kami sedikit bergeser kedalam hal yg lebih detail diluar dari sosial media itu sendiri yaitu Dating Apps. Mengapa Dating Apps? Mungkin kalian bisa langsung simak dan dengarkan episode kali ini.
Timestamps:
(06:23) : Experience Dating Apps
(22:03) : Stigma Dating Apps
(30:23) : It's a MATCH!
(43:33) : Problem Dating Apps
(46:03) : Closing Statement
//
Dialekkita
Bahasamu Bahasannya.
Social Media: Close Friends & Karakter Doppleganger
2024/05/21
Tema Social Media:
Bagaimana yang sudah sama-sama kita ketahui didalam dunia hari ini, sosial media sudah menjadi sebuah salah satu unsur yang sangat penting didalam kehidupan modern saat ini. Dibalik perkembangannya yang sangat pesat, namun ternyata sosial media juga mampu menjadi sebuah "bom waktu maupun boomerang" terhadap para penggunannya. Dewasa ini, kami akan mencoba untuk sedikit membedah faktor-faktor secara kausal sosial media pada setiap para penggunannya.
Episode 1:
Masuk kedalam pembahasan pertama, nampaknya kurang relevan jika kita membahas bagaimana sosial media memiliki peranan penting terhadap setiap para penggunannya hanya dengan berdasarkan penilaian yang bersifat subjektif terhadap para penggunannya. Maka dari itu, didalam episode pertama kami akan mencoba merefleksikan kesan maupun opini kami dalam menggunakan sosial media.
Timestamps :
(05:52) : Validasi Social Media
(16:53) : Doppleganger
(18:28) : Parasocial Relationship
(30:03) : Close Friends
(37:03) : Closing Statement
//
Dialekkita
Bahasamu Bahasannya.
Eps 14. Drummer dan Pilot, Hingga Kopi Skip
2022/10/02
Hai listeners Selffigment! Akhirnya ada episode baru dari kami dan bisa kembali untuk mengisi sedikit waktu kalian. Di episode kali ini kami berbincang dengan owner dari “Toko Kopi Skip Bekasi”. Kami bicara tentang rekam jejak hidupnya, cita-cita masa kecil ingin menjadi pilot, lalu bergairah menggeluti dunia musik sebagai Drummer dari hobi dan idealisnya, hingga akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang owner Toko Kopi Skip. Simak perjalanannya hanya di episode 14 ini, dan barangkali (pasti dong!) ada pesan dalam setiap cerita dari narasumber kali ini.
So listeners we would appreciate if you support this podcast by listen & share. Big Thanks !.
Timestamps :
(03:47) : Musisi dan Drummer
(06:17) : Genre dan Idealis sebagai Drummer
(22:23) : Cerita cita-cita dan rekam jejak
(31:15) : Beralih ke dunia kopi
(46:18) : Tekad, sesal, saran
Podcast reviews
Read Dialekkita podcast reviews
Podcast sponsorship advertising
Start advertising on Dialekkita relevant audience podcasts
You may also like to advertise on these Podcasts

4.9168222
A Healthy Push
Shannon Jackson

4.853530
Unreasonable Doubt - A WVU Basketball Podcast
The Smoking Musket

4.9409169
Sergio Talks Podcast
Sergio Talks

4.92571359
Change Lives Make Money: The Podcast For Online Trainers
Brian Mark

4.8188100
Dream Rare Podcast by An0maly
An0maly

4.810161436
The Tore Says Show
Tore Maras

4.7166652
Keith and The Girl
Keith Malley

4.66371995
SaaS Interviews with CEOs, Startups, Founders
Nathan Latka

4.9209142
Backstage at the Vinyl Cafe
Apostrophe Podcast Network

4.733266
Humble Brag with Crystal and Cynthia
Envy Media LLC