1570680736
IPB Podcast

Advertise on podcast: IPB Podcast

Categories
Country
United States
This podcast has
217 episodes
Language
Indonesian
Publisher
IPB Podcast
Explicit
No
Date created
2021/06/03
Latest episode
2026/04/23
Average duration
22 min.
Release period
7 days

Description

Berbagai informasi tentang Institut Pertanian Bogor, dikelola oleh Tim IPB TV, Direktorat Kerjasama, Komunikasi dan Pemasaran IPB University

Unlock IPB Podcast podcast Email contact info,
Listeners & Audience details

Email contact information

Direct podcast contact details

Listeners

Audience numbers & engagement insights

Audience details

Podcast Insights

Podcast episodes

Check latest episodes from IPB Podcast podcast


Urgensi Pengawasan dalam Menjaga Keamanan dan Kualitas Pangan Program MBG
2026/04/23
Pengawasan dalam program MBG memegang peran penting untuk memastikan seluruh tujuan program dapat tercapai sesuai dengan rancangan awal. Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, M.S. Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi dan Ketua MWA IPB University menekankan bahwa proses pengawasan harus mencakup berbagai aspek pendukung keberhasilan program. Hal ini meliputi tata kelola sumber daya manusia yang terlibat, kondisi tempat atau dapur yang digunakan, kelayakan alat-alat pengolahan, hingga kualitas bahan pangan yang menjadi komponen utama penyediaan makanan. Selain itu, keamanan dan kandungan gizi makanan harus menjadi prioritas dalam setiap tahap penyajian. Untuk itu, bahan pangan yang digunakan harus dipastikan bebas dari bahan kimia berbahaya, tidak terkontaminasi cemaran kimia maupun biologis, serta tidak memiliki kondisi fisik yang dapat menimbulkan risiko kesehatan. Dengan pengawasan yang komprehensif, program MBG diharapkan mampu menyediakan pangan yang aman, layak, dan bergizi bagi seluruh penerimanya.
Kupas Tuntas Aturan Teknis UTBK 2026 di IPB University
2026/04/20
Penyelenggaraan UTBK 2026 di IPB University memerlukan kesiapan matang tidak hanya dari sisi akademik peserta, tetapi juga pemahaman mengenai alur teknis dan regulasi di lokasi ujian guna meminimalisir kepanikan serta kesalahan fatal pada hari pelaksanaan. Asisten Direktur Penerimaan Mahasiswa Baru IPB University, Windra Priawandiputra, Ph.D., menjelaskan setiap detail krusial, mulai dari pemetaan lokasi gedung, kelengkapan dokumen wajib, hingga prosedur keamanan di lingkungan kampus. Beliau juga menjelaskan fasilitas pendukung seperti transportasi bus kampus, titik drop-off kendaraan, serta protokol penanganan kendala medis maupun teknis.
Campak Kembali Merebak?
2026/04/16
Saat ini, isu campak yang kembali ramai diperbincangkan, mulai dari peningkatan kasus, cara penularan, hingga dampak kesehatannya yang sering kali dianggap sepele. Melalui IPB Podcast bersama Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, dr. Widya Eka akan menjelaskan pentingnya kewaspadaan, mengenali gejala sejak dini, serta peran imunisasi dalam mencegah penyebaran campak, sehingga masyarakat dapat mengambil langkah yang tepat untuk melindungi diri dan orang terdekat.
Super Flu - Memahami Influenza dengan Gejala Lebih Berat
2026/04/09
Kasus flu dengan gejala yang lebih berat dan penularan yang cepat kerap disebut sebagai “super flu” dan menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Melalui IPB Podcast, topik ini dibahas bersama dr. Aisyah Amanda Hanif, M.Sc., dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, untuk mengulas apa itu super flu, perbedaannya dengan flu biasa, faktor risiko, cara penularan, tanda bahaya, serta langkah pencegahan agar masyarakat lebih waspada dan tidak menyepelekan flu. Salah satu cara agar mencegah terkena super flu dengan melakukan vaksinasi influenza serta menjaga pola hidup sehat.
Sumatra, Wilayah dengan Kehilangan Biodiversitas Tertinggi
2026/04/02
Pulau Sumatra mencatat tingkat kehilangan biodiversitas tertinggi di Indonesia berdasarkan analisis Biodiversity Intactness Index yang dipaparkan Guru Besar dari Fakultas Pertanian IPB University, Prof. Dr. Syartinilia. Dalam skenario bisnis seperti biasa, kehilangan biodiversitas hingga 2050 diproyeksikan mencapai 15 persen dan habitat spesies kunci seperti gajah, orang utan, dan harimau Sumatra diperkirakan turun hingga 66 persen. Kajian proyeksi ekosistem Indonesia menunjukkan lahan basah dan pegunungan sebagai ekosistem paling rentan, dengan Sumatra sebagai wilayah dengan kerentanan tertinggi secara spasial. Studi ini menegaskan bahwa faktor aktivitas manusia (antropogenik) memperkuat dampak perubahan iklim sehingga diperlukan restorasi terfokus, konservasi berbasis masyarakat, dan pengelolaan lanskap terpadu sebagai prioritas aksi adaptasi.
Program ENHANCE Satukan 7 Kampus Indonesia-Eropa Perkuat Pendidikan Keberlanjutan
2026/03/26
IPB University menjadi tuan rumah Kick-off Meeting Program ERASMUS European–Indonesian Partnership for Strengthening Higher Education on Environmental and Sustainability Sciences in Indonesia – Capacity Building for Higher Education (Erasmus ENHANCE CBHE) yang berlangsung pada 24 Februari 2026 di Kampus Dramaga, Bogor.
Ketiadaan Peran Ayah terhadap Perkembangan Anak
2026/03/19
Fenomena fatherless, yakni minimnya kehadiran dan keterlibatan ayah baik secara fisik maupun emosional, menjadi isu penting dalam pengasuhan anak di tengah dinamika sosial saat ini. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap perkembangan emosional, sosial, psikologis, hingga pembentukan karakter dan ketahanan mental anak yang dapat berlanjut hingga masa remaja dan dewasa. Dalam episode IPB Podcast ini, Prof. Dr. Euis Sunarti, Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia IPB University, mengulas secara komprehensif makna fatherless, perbedaan dampaknya pada berbagai tahap usia anak, pengaruhnya terhadap identitas dan peran sosial, serta faktor-faktor yang dapat memitigasi dampak negatifnya. Diskusi ini juga menyoroti pentingnya intervensi dan dukungan dari keluarga, lingkungan, serta kebijakan publik untuk memastikan anak tetap tumbuh sehat, seimbang, dan berdaya di tengah keterbatasan peran ayah.
Awas Emotional Eating, Ketika Makanan jadi Pelarian Stres
2026/03/12
Banyak orang tanpa sadar menjadikan makanan sebagai pelarian saat mengalami stres, cemas, kesepian, hingga kebosanan. Fenomena ini dikenal sebagai emotional eating, sebuah kebiasaan yang tampak sepele namun dapat berdampak serius pada kesehatan fisik maupun mental. Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Reisi Nurdiani, S.P., M.Si., menjelaskan tentang pemicu emotional eating dan bagaimana mengatasinya. Beliau menyampaikan bahwa aktivitas makan terkait erat dengan kesehatan mental, sehingga penting untuk mengenali, memahami, dan mengelola emotional eating agar dapat kembali memiliki hubungan yang sehat dengan makanan dan diri sendiri.
Pembangunan Ramah Keluarga sebagai Pilar Ketahanan dan Kualitas Bangsa
2026/03/05
Pembangunan bangsa yang berkelanjutan berakar dari keluarga yang berketahanan dan berkualitas. Dalam episode IPB Podcast ini, dibahas konsep pembangunan ramah keluarga, sebuah pendekatan pembangunan yang menempatkan keluarga sebagai basis utama kebijakan publik. Prof. Dr. Euis Sunarti, Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia IPB University, mengulas pentingnya lingkungan kerja dan wilayah ramah keluarga, termasuk implementasi melalui kampung ramah keluarga sebagai ruang interaksi positif, pertukaran energi, materi, dan informasi, serta penguatan dukungan sosial. Diskusi ini menyoroti tantangan keluarga Indonesia, prinsip pembangunan ramah keluarga yang ideal, bentuk implementasi di berbagai konteks, serta peran strategis pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam menjadikan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan nasional.
Urgensi Monitoring dan Evaluasi pada Program MBG
2026/02/26
Program MBG dinilai sangat membutuhkan proses monitoring dan evaluasi yang sistematis untuk memastikan efektivitas pelaksanaannya. Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, M.S. Guru Besar Ilmu Gizi, FKGiz dan Ketua MWA IPB University menjelaskan bahwa monitoring dapat dilakukan dengan mencermati berbagai aspek input dan proses, termasuk apakah pelaksanaan di lapangan telah sesuai dengan rencana awal program. Di sisi lain, evaluasi berfungsi untuk menilai sejauh mana tujuan program MBG telah tercapai, baik dari sisi dampak maupun hasil yang diharapkan. Proses evaluasi ini dapat dilakukan oleh Badan Gizi Nasional sebagai lembaga resmi, namun juga dapat dilaksanakan secara independen oleh masyarakat, orang tua siswa, maupun media sebagai bentuk pengawasan publik yang konstruktif. Dengan adanya monitoring dan evaluasi yang menyeluruh, program MBG diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi penerima program.
Dampak Kehilangan Habitat dan Mangsa terhadap Populasi Harimau Sumatera
2026/02/19
Pulau Sumatera merupakan habitat penting bagi berbagai satwa liar berukuran besar, termasuk Harimau Sumatera yang dikenal dengan loreng oranye, hitam, dan putih yang khas. Namun, menurut Prof. Dr. Ani Mardiastuti, Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan IPB University, populasi harimau ini terus menurun. Penyempitan luas hutan sebagai habitat alaminya menjadi salah satu faktor utama terjadinya penurunan tersebut. Selain itu, ketersediaan rusa sebagai mangsa utama Harimau Sumatera juga semakin berkurang, sehingga turut mengancam keberlangsungan hidup spesies langka ini.
Kegawatdaruratan pada Ibu Hamil dan Upaya Pencegahannya
2026/02/12
Kegawatdaruratan pada ibu hamil merupakan kondisi medis serius yang dapat mengancam nyawa ibu maupun janin, seperti perdarahan, hipertensi, kejang, atau infeksi berat. Menurut dr. Ganot Sumulyo, Sp.OG, dosen Fakultas Kedokteran IPB University, risiko kondisi ini dapat meningkat akibat faktor genetik dan riwayat keluarga, seperti hipertensi, diabetes, atau preeklamsia. Melalui edukasi publik, masyarakat diajak untuk memahami apa itu kegawatdaruratan kehamilan, mengenali tanda-tandanya, seperti perdarahan, demam tinggi, nyeri kepala hebat, sesak napas, dan keputihan abnormal, serta membedakan antara keluhan normal kehamilan dan gejala berbahaya yang membutuhkan penanganan segera.
Konsumsi Minuman Berpemanis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Masyarakat Indonesia
2026/02/05
Sugar Sweetened Beverage (SSB) atau minuman berpemanis adalah segala jenis minuman yang mengandung gula tambahan, baik yang ditambahkan saat proses pengolahan maupun penyajian, untuk memberikan rasa manis. Contohnya antara lain air minum kemasan, soda, minuman energi, dan berbagai minuman ringan lainnya. Menurut Dr. Zuraidah Nasution, dosen Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia IPB University, konsumsi SSB di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan hingga melebihi batas asupan gula harian yang direkomendasikan, yaitu maksimal 50 gram atau sekitar 4 sendok makan per hari dari semua sumber gula. Konsumsi gula berlebih dari SSB terbukti meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis seperti obesitas dan diabetes tipe 2. Dalam IPB Podcast, Dr. Zuraidah Nasution membahas pentingnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya minuman berpemanis, terutama pada anak-anak yang menjadi kelompok rentan. Beliau juga menekankan pentingnya membaca label gizi, membatasi konsumsi minuman berpemanis di rumah, dan menggantinya dengan pilihan minuman yang lebih sehat. Pesan utamanya: bijaklah memilih minuman agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari penyakit akibat gula berlebih.
Sistem dan Jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru IPB University 2026
2026/02/02
Dalam rangka menyambut tahun ajaran 2026–2027, IPB University kembali membuka seleksi penerimaan calon mahasiswa baru angkatan 63 untuk program Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan Sekolah Vokasi. Dr. Utami Dyah Syafitri, Direktur Administrasi Pendidikan dan Penerimaan Mahasiswa Baru - IPB University menjelaskan berbagai jalur masuk, mulai dari seleksi nasional (SNBP dan SNBT), seleksi mandiri IPB University, jalur talenta, kerja sama mitra, hingga kelas internasional. Informasi yang disajikan mencakup jenis dan kuota jalur seleksi, mekanisme pendaftaran, jadwal pelaksanaan, program studi yang ditawarkan termasuk prodi baru, biaya pendidikan, beasiswa, serta pembaruan sistem penerimaan mahasiswa baru yang dapat diakses melalui laman resmi admisi.ipb.ac.id.
Stop Takut Ketinggalan, JOMO dan Cara Menikmati Hidup Lebih Sadar
2026/01/29
Di tengah derasnya arus informasi dan kehidupan digital yang serba cepat, banyak dari kita merasa takut tertinggal kabar, tren, atau momen penting. Namun, di sisi lain, muncul fenomena baru yang justru menekankan kebahagiaan dalam melewatkan sesuatu, yaitu Joy of Missing Out (JOMO). Dr. Annisa Utami Seminar, Dosen dari Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, FEMA IPB University, akan mengajak kita memahami makna sebenarnya dari JOMO dan bagaimana konsep ini berbeda dengan FOMO. Bersama beliau, kita akan membahas bagaimana JOMO bisa menjadi bentuk kesadaran diri di tengah kejenuhan digital, serta cara menerapkannya tanpa kehilangan koneksi sosial. Konsep JOMO dapat menjadi strategi sehat untuk keluar dari kecanduan media sosial dan menemukan keseimbangan antara kebutuhan untuk tetap terhubung dengan dunia luar dan kebutuhan untuk menenangkan diri.

Podcast reviews

Read IPB Podcast podcast reviews


0 out of 5
0 reviews

Podcast sponsorship advertising

Start advertising on IPB Podcast relevant audience podcasts


What do you want to promote?