1566817225
HasmanSuli

Advertise on podcast: HasmanSuli

This podcast has
49 episodes
Language
Indonesian
Publisher
Has-Man
Explicit
No
Date created
2021/05/10
Latest episode
2022/01/22
Average duration
3 min.
Release period
4 days

Description

HasmanSuli

Unlock HasmanSuli podcast Email contact info,
Listeners & Audience details

Email contact information

Direct podcast contact details

Listeners

Audience numbers & engagement insights

Audience details

Podcast Insights

Podcast episodes

Check latest episodes from HasmanSuli podcast


AL_QUR-AN Surah AL-insan (Surah Ke 76)
2022/01/22
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Bukankah manusia dihadirkan ke dalam ruang dan waktu, ketika sebelumnya ia bukanlah sesuatu yang dapat disebut? (Ayat:1) Sungguh Kami telah menciptakan manusia berbahan air nutfah yang bercampur, yang hendak Kami uji, sehingga Kami jadikan ia mendengar serta melihat. sungguh Kami perlihatkan padanya, Ketentuan yang tepat, ada yang bersyukur, ada pula yang mengingkar. (Ayat:2-3) Sungguh telah Kami sediakan untuk orang-orang kafir; rantai, belenggu beserta Api yang bergejolak. (Ayat:4) Sungguh orang-orang yang berbuat kebajikan akan meminum dari piala yang campurannya adalah air kafur, sebuah mata air yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang berasa sangat menyegarkan. mereka itu menepati nazar serta takut terhadap suatu hari ketika terdapat kesesakan yang meluas di mana-mana. dan mereka memberi makanan yang disukai untuk golongan yang membutuhkan, golongan yatim maupun orang yang menderita.:"Sungguh kami memberi makanan kepada kalian untuk mengharap perkenan Allah. tidaklah kami mengharap balasan dari kalian, tidak pula terima kasih, sungguh kami takut menghadap Tuhan kami pada suatu hari ketika terdapat kegetiran yang menyesak." maka Allah melindungi mereka menghadapi kesusahan pada hari itu serta mengaruniakan ketentraman untuk mereka maupun suka cita. Dan Dialah yang memberi balasan kepada mereka atas kesabaran mereka, berupa Surga serta pakaian sutra. Di dalamnya mereka duduk bersandar di berbagai dipan. Mereka tiada merasakan di dalamnya, terik matahari, tiada pula dingin yang menusuk. Dan terdapat naungan yang dekat di atas mereka, serta berbagai buah yang dimudahkan untuk diraih. Dan diserahkan kepada mereka, bejana-bejana perak serta piala-piala bening laksana kaca, yakni kaca berbahan perak yang telah diolah sebaik mungkin. Di dalamnya mereka diberi minuman berupa minuman bercampur jahe, serta disediakan sebuah mata air yang disebut Salsabil. Dan mereka dikelilingi golongan bidadari muda yang kekal; sekiranya kalian memperhatikan golongan tersebut, kalian akan menganggap golongan tersebut sebagai permata yang bertaburan. Dan sekiranya kalian memperhatikan niscaya kalian akan memperhatikan berbagai kebahagiaan serta sebuah Kerajaan yang menakjubkan. Mereka memakai pakaian sutra halus berwarna hijau maupun sutra tebal, yang dipakaikan pada mereka, gelang berbahan perak; serta Tuhan mereka menyediakan untuk mereka, minuman yang bersih.: "Ketahuilah bahwa hal demikian merupakan upah untuk kalian, serta perjuangan kalian telah diperkenan." (Ayat:5-22) Sungguh Kami telah mengirim Al-Quran kepadamu secara bertahap; maka bersabarlah terhadap Ketetapan Tuhanmu, serta janganlah kamu turuti orang berdosa serta orang kafir di antara mereka. Dan serukan Nama Tuhanmu pada waktu pagi serta petang. Dan pada sebagian malam, bersujudlah untuk Dia. Dan permuliakanlah Dia sepanjang malam. (Ayat:23-26) Sungguh mereka yang mencintai hal yang sementara serta yang melalaikan kesudahan mereka yakni sebuah Hari yang menyesak. Kami yang telah menciptakan mereka juga yang telah menguatkan persendian tubuh mereka, sekiranya Kami kehendaki tentu Kami ganti dengan hal-hal yang serupa dengan mereka. Sungguh hal ini adalah suatu pelajaran maka barangsiapa menghendaki niscaya ia menempuh ketentuan untuk Tuhannya, bahwa kamu takkan bisa, terkecuali Allah perkenan. Sungguh Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana; Yang menerima pihak yang Dia perkenan ke dalam KasihNya, sedangkan untuk orang-orang yang zalim disediakan Azab pedih. (Ayat:27-31)
AL_QUR-AN Surah Al-Mursalat (Surah Ke 77)
2022/01/22
Surah Al-Mursalat (bahasa Arab:المرسلات) adalah surah ke-77 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 50 ayat. Dinamakan Al Mursalaat yang berarti (Malaikat-malaikat) yang diutus diambil dari kata Al Mursalaat yang terdapat pada ayat pertama surat ini. TERJEMAHAN : Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Demi golongan yang diutus untuk membawa kebaikan seraya terbang kencang serta menebarkan, lalu menyebar luas maupun mengabarkan pengajaran, untuk himbauan ataupun peringatan; bahwasanya perkara yang telah dijanjikan kepada dirimu pasti terlaksana. (Ayat:1-7) Tatkala bintang-bintang meredup, serta tatkala langit terbelah, serta tatkala gunung-gunung dihancurkan menjadi debu, serta tatkala para Rasul dihadirkan; sampai hari apakah perkara yang demikian ditangguhkan? sampai Hari Keputusan; maka tahukah kamu apakah Hari Keputusan itu? celakalah golongan pembantah pada Hari itu. (Ayat:8-15) Bukankah Kami yang telah memusnahkan generasi terdahulu? lalu Kami ganti generasi tersebut dengan generasi pengganti; seperti itulah Kami memperlakukan golongan berdosa. (Ayat:16-18) Celakalah golongan pembantah pada Hari itu! Bukankah Kami yang telah menciptakan kalian berbahan air yang hina? kemudian Kami tempatkan hal demikian dalam sebuah tempat yang kokoh, sampai keadaan yang telah ditentukan, lalu Kamilah yang menetapkan, maka Kami merupakan sebaik-baik yang menetapkan. Celakalah golongan pembantah pada Hari itu! Bukankah Kami yang menyediakan bumi sebagai tempat perkumpulan antara golongan yang hidup dengan golongan yang mati? dan Kami jadikan disana, gunung-gunung yang menjulang tinggi, serta Kami beri minuman untuk kalian dengan air yang tawar? (Ayat:19-27) Celakalah golongan pembantah pada Hari itu!: "Bersegeralah kalian mendapatkan Azab yang dahulunya kalian bantah! biarlah kalian merasakan kurungan yang mempunyai tiga cabang, yang tidak melindungi, tidak pula menghindarkan kobaran api." Sesungguhnya tempat itu melontarkan nyala api sebesar istana, yang menyerupai iringan unta yang kuning. (Ayat:28-33) Celakalah golongan pembantah pada Hari itu! Inilah sebuah Hari ketika mereka tidak sanggup berdalih serta tiada diizinkan permintaan maklum untuk diri mereka, Celakalah golongan pendusta pada hari itu! inilah Hari Keputusan; Kami himpunkan kalian beserta generasi terdahulu. "Sekiranya kalian memiliki tipu daya, maka lakukan hal itu terhadap Aku" (Ayat:34-39) Celakalah golongan pembantah pada Hari itu! sedangkan kalangan bertaqwa berada dalam naungan teduh serta mata air kesejukan; serta disediakan buah-buah yang mereka ingini,: "Makan serta minumlah kalian dengan penuh bahagia atas hal-hal yang dahulu kalian kerjakan". bahwa demikianlah Kami memberi upah untuk golongan yang berbuat baik. (Ayat:40-44) Celakalah golongan pembantah pada Hari itu!:"Makanlah serta berfoya-foyalah kalian untuk sementara waktu, bahwa sungguh kalian memang golongan berdosa." celakalah golongan pembantah pada Hari itu! sungguh ketika dahulu diserukan kepada golongan tersebut: "patuhlah!" niscaya golongan tersebut tidak mau patuh; celakalah golongan pembantah pada Hari itu! maka terhadap hadits apa lagi, golongan tersebut mau beriman? (Ayat:45-50)
AL_QUR-AN Surat 'ABASA (Surat Ke 80)
2021/12/12
Surah 'Abasa (bahasa Arab:عبس) adalah surah ke-80 dalam Al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 42 ayat. Dinamakan 'Abasa yang diambil dari kata 'Abasa yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Menurut riwayat, pada suatu ketika Rasulullah ﷺ menerima dan berbicara dengan pemuka-pemuka Quraisy yang dia harapkan agar mereka masuk Islam. Dalam pada itu datanglah Ibnu Ummi Maktum, seorang sahabat yang buta yang mengharap agar Rasulullah ﷺ membacakan kepadanya ayat-ayat Al Quran yang telah diturunkan Allah. Tetapi Rasulullah ﷺ bermuka masam dan memalingkan muka dari Ibnu Ummi Maktum yang buta itu, lalu Allah menurunkan surat ini sebagai teguran atas sikap rasulullah terhadap ibnu Ummi Maktum itu. Ayat 1-16 :TEGURAN KEPADA RASULULLAH SAW  & Ayat 17-42 :PERINGATAN TUHAN KEPADA MANUSIA YANG TIDAK TAHU HAKIKAT DIRINYA  Terjemahan : Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (1) Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, (2) karena telah datang seorang buta kepadanya. (3) Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa). (4) atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya? (5) Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup, (6) maka kamu melayaninya. (7) Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman). (8) Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran), (9) sedang ia takut kepada (Allah), (10) maka kamu mengabaikannya. (11) Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan, (12) maka barang siapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya, (13) di dalam kitab-kitab yang dimuliakan, (14) yang ditinggikan lagi disucikan, (15) di tangan para penulis (malaikat), (16) yang mulia lagi berbakti. (17) Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya? (18) Dari apakah Allah menciptakannya? (19) Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya. (20) Kemudian Dia memudahkan jalannya, (21) kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur, 22 kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali. 23 Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya, 24 maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya. 25 Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), 26 kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, 27 lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, 28 anggur dan sayur-sayuran, 29 Zaitun dan pohon kurma, 30 kebun-kebun (yang) lebat, 31 dan buah-buahan serta rumput-rumputan, 32 untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu. 33 Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua), 34 pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, 35 dari ibu dan bapaknya, 36 dari istri dan anak-anaknya. 37 Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya. 38 Banyak muka pada hari itu berseri-seri, 39 tertawa dan gembira ria, 40 dan banyak (pula) muka pada hari itu tertutup debu, 41 dan ditutup lagi oleh kegelapan. 42 Mereka itulah orang-orang kafir lagi durhaka.
AL_QUR-AN Surat At-Takwir (Surat Ke 81)
2021/12/12
Surah At-Takwir (Arab: التّكوير, "Menggulung") adalah surah ke-81 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surat Makkiyah, terdiri atas 29 ayat. Dinamakan At Takwiir yang berarti terbelah dari kata dasar kata ‘’kuwwirat’’ yang terdapat pada ayat pertama surat ini. DI KALA TERJADI PERISTIWA-PERISTIWA BESAR PADA HARI KIAMAT, TAHULAH TIAP-TIAP JIWA APA YANG TELAH DIKERJAKANNYA WAKTU DI DUNIA : Ayat 1-14 MUHAMMAD SAW BUKANLAH SEORANG GILA, MELAINKAN RASUL, KEPADANYA DITURUNKAN AL-QUR'AN : Ayat 15-29 Terjemahan: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (1) Apabila matahari digulung, (2) dan apabila bintang-bintang berjatuhan, (3) dan apabila gunung-gunung dihancurkan, (4) dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan), (5) dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan, (6) dan apabila lautan dipanaskan, (7) dan apabila ruh-ruh dipertemukan (dengan tubuh), (8) apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, (9) karena dosa apakah dia dibunuh, (10) dan apabila catatan-catatan (amal perbuatan manusia) dibuka, (11) dan apabila langit dilenyapkan, (12) dan apabila neraka Jahim dinyalakan, (13) dan apabila surga didekatkan, (14) maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya. (15) Sungguh, Aku bersumpah dengan bintang-bintang, (16) yang beredar dan terbenam, (17) demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya, (18) dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing, (19) sesungguhnya al-Qur'an itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril), (20) yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai Arsy, (21) yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya. (22) Dan temanmu (Muhammad) itu bukanlah sekali-kali orang yang gila. (23) Dan sesungguhnya Muhammad itu melihat Jibril di ufuk yang terang. (24) Dan Dia (Muhammad) bukanlah seorang yang bakhil untuk menerangkan yang gaib. (25) Dan al-Qur'an itu bukanlah perkataan setan yang terkutuk, (26) maka ke manakah kamu akan pergi? (27) al-Qur'an itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam, (28) (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus. (29) Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.
AL_QUR-AN Surat AL-Mutaffifin / Al-Tatfif (Surat Ke 83)
2021/12/12
Surah Al-Tatfif (Arab: المطفّفي ,"Kecurangan") adalah surah ke-83 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 36 ayat. Dinamakan Al Muthaffifiin yang berarti Orang-orang yang curang di ambil dari kata Al Muthaffifiin yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Surat ini merupakan surat terakhir yang turun di Mekkah sebelum hijrah. Baca Juga tentang : Sijjin dan illiyyin yaitu Dua kita yg disebutkan dalam surat ini. Terjemahan: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Celakalah golongan yang berlaku curang yang apabila memungut dari banyak orang, golongan itu minta dipenuhi, namun apabila golongan itu menakar bagi banyak orang, golongan itu merugikan, tidakkah golongan itu mempertimbangkan bahwa diri mereka akan dibangkitkan pada sebuah Hari yang menggemparkan; sebuah Hari ketika umat manusia berdiri menghadap Tuhannya semesta alam? maka jangan demikian, sebab sungguh catatan tentang golongan durhaka tercantum dalam Sijjin, maka tahukah kamu apa itu Sijjin? sebuah kitab yang terlindungi. Celakalah para pembantah pada Hari itu! yang membantah Hari Penghakiman, bahwa tiada yang membantah Hari Penghakiman selain orang berdosa yang berlaku sangat keji, yang apabila dibacakan kepada orang itu tentang ayat-ayat Kami, orang itu mengatakan: "riwayat-riwayat orang dahulu" tidak demikian, akan tetapi terdapat noda dalam kalbu orang-orang itu disebabkan hal-hal yang telah mereka perbuat, tidak demikian, pada hari itu orang-orang itu benar-benar dibelenggu oleh Tuhan mereka, kemudian orang-orang itu pasti akan dicampakkan ke dalam api yang bergejolak, kemudian diserukan: "Inilah yang dahulu kalian bantah." Sementara itu, ketahuilah bahwa catatan tentang golongan berbakti tercantum dalam 'Illiyyin. maka tahukah kamu apa itu 'Illiyyin? sebuah kitab yang terlindungi, yang dijaga oleh golongan dekat, sungguh golongan yang berbakti akan berada dalam kesejahteraan, berada di tahta-tahta sambil memandangi, kamu dapat mengetahui pancaran penuh keriangan dari wajah mereka, mereka diberi minum jenis khamar murni yang terlindungi, laknya adalah kesturi; bahwa untuk yang demikian itu hendaknya dicita-citakan bagi orang yang bercita-cita, serta campurannya adalah jenis tasnim, mata air yang diminum golongan yang dekat. Sungguh golongan yang berdosa merupakan golongan yang menertawakan orang-orang beriman, bahwa ketika orang-orang beriman melintas di hadapan mereka, golongan itu memandang rendah, bahwa ketika golongan yang berdosa itu kembali kepada kaumnya, golongan itu bersenda gurau, bahwa ketika mereka melihat orang-orang beriman, golongan itu mengatakan: "sungguh mereka itu benar-benar golongan sesat", padahal golongan itu tidak diutus untuk bertanggungjawab terhadap orang-orang tersebut; maka pada Hari ini, orang-orang yang beriman menertawakan golongan yang kafir itu, ketika berada di tahta-tahta sambil memandangi, sungguh hal yang demikian ini membalas kepada golongan yang kafir atas hal yang dahulu mereka lakukan. sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Surah_Al-Mutaffifin
AL_QUR-AN Surat AL-INSYIQAQ (Surah Ke 84)
2021/12/12
Surah Al-Insyiqaq (bahasa Arab:الانشقاق, "Terbelah") adalah surah ke-84 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 25 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan setelah surah Al-Taffif/Al-mutaffifin. Dinamai Al Insyiqaaq (terbelah), diambil dari perkataan yang terdapat pada permulaan surat ini, yang pokok katanya ialah insyiqaaq. Pokok-pokok isinya menerangkan peristiwa-peristiwa pada permulaan terjadinya hari kiamat; peringatan bahwa manusia bersusah payah menemui Tuhannya; dalam menemui Tuhannya kelak ada yang mendapat kebahagiaan dan ada pula yang mendapat kesengsaraan; tingkat-tingkat kejadian dan kehidupan manusia di dunia dan di akhirat. Ayat 1-9 : ORANG-ORANG MUKMIN MENERIMA CATATAN AMALNYA DI SEBELAH KANAN DAN AKAN MENERIMA PEMERIKSAAN YANG MUDAH Ayat 10-15 : ORANG-ORANG DURHAKA MENERIMA CATATAN AMALNYA DARI BELAKANG DAN AKAN DIMASUKKAN KE DALAM NERAKA Ayat 16-25 : MANUSIA MENGALAMI PROSES KEHIDUPAN TINGKAT DEMI TINGKAT Terjemahan: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (1) Apabila langit terbelah, (2) dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya langit itu patuh, (3) dan apabila bumi diratakan, (4) dan menghamburkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong, (5) dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya bumi itu patuh, (pada waktu itu manusia akan mengetahui akibat perbuatannya). (6) Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya. (7) Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, (8) maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, (9) dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira. (10) Adapun orang yang diberikan kitabnya dari belakang, (11) maka dia akan berteriak, "Celakalah aku." (12) Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka). (13) Sesungguhnya dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir). (14) Sesungguhnya dia yakin bahwa dia sekali-kali tidak akan kembali (kepada Tuhannya). (15) (Bukan demikian), yang benar, sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya. (16) Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja, (17) dan dengan malam dan apa yang diselubunginya, 18 dan dengan bulan apabila jadi purnama, (19) sesungguhnya kamu melalui tingkat demi tingkat (dalam kehidupan). (20) Mengapa mereka tidak mau beriman?, (21) Dan apabila al-Qur'an dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud, (22) bahkan orang-orang kafir itu mendustakan(nya). (23) Padahal Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka). (24) Maka beri kabar gembiralah mereka dengan azab yang pedih, (25) Tetapi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka pahala yang tidak putus-putusnya.
AL_QUR-AN Surat Al-Alaq (Surat Ke 96)
2021/12/12
Surah Al-'Alaq (bahasa Arab:العلق, "Segumpal Darah") adalah surah ke- 96 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 19 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Ayat 1 sampai dengan 5 dari surah ini adalah ayat-ayat Al-Quran yang pertama kali diturunkan, yaitu di waktu Nabi Muhammad bertafakur di gua Hira. Surah ini dinamai Al 'Alaq (segumpal darah), diambil dari perkataan Alaq yang terdapat pada ayat 2 surat ini. Surat ini dinamai juga dengan Iqra' atau Al Qalam. Perintah membaca lingkungan alam semesta untuk menemukan siapa sebenarnya Tuhan; tersurat dalam Surat Al alaq: manusia dijadikan dari segumpal darah; Allah menjadikan kalam sebagai alat mengembangkan pengetahuan;Janganlah manusia bertindak melampaui batas karena merasa dirinya serba cukup; ancaman Allah terhadap orang-orang kafir yang menghalang-halangi kaum muslimin melaksanakan perintah-Nya. Surat Al 'Alaq menerangkan bahwa Allah menciptakan manusia dari benda yang hina kemudian memuliakannya dengan mengajar membaca, menulis dan memberinya pengetahuan. Tetapi manusia tidak ingat lagi akan asalnya, karena itu dia tidak mensyukuri nikmat Allah itu, bahkan dia bertindak melampaui batas karena melihat dirinya telah merasa serba cukup. TULIS BACA ADALAH KUNCI ILMU PENGETAHUAN : Ayat 1-5 MANUSIA MENJADI JAHAT KARENA MERASA CUKUP : Ayat 6-19 Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (1) Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, (2) Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. (3) Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, (4) Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. (5) Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (6) Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, (7) karena dia melihat dirinya serba cukup. (8) Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali(mu). (9) Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang, (10) seorang hamba ketika dia mengerjakan shalat, (11) bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran, (12) atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)? (13) Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling? (14) Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya? (15) Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (16) (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka. (17) Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya), (18) kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah, (19) sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan), https://id.wikipedia.org/wiki/Surah_Al-%27Alaq https://id.wikisource.org/wiki/Al-Qur%27an/Al-%27Alaq
AL_QUR-AN Surat Al_Qadr (Surat Ke 97)
2021/12/12
Surah Al-Qadr (bahasa Arab:الْقَدْرِ) adalah surah ke-97 dalam al-Qur'an yang terdiri atas 5 ayat dan termasuk golongan Makkiyah. Surah ini diturunkan setelah surah 'Abasa dan dinamai al-Qadr (Kemuliaan) yang diambil dari kata al-Qadr yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Menurut para mufassir, Kitab Al-Qur'an mulai diturunkan pada Lailatul Qadr meski tiada kata Al-Qur'an dalam keseluruhan surah ini. Pada ayat keempat dikatakan bahwa dalam Lailatul Qadr, para malaikat beserta "Al-Ruh" hadir ke dunia untuk mengatur berbagai urusan. Penentuan kapan terjadinya Lailatul Qadr pada bulan Ramadhan masih sering diperselisihkan oleh berbagai mazhab. KEMULIAAN LAILATUL QADR Terjemahan: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (1) Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada Malam Kemuliaan, (2) dan tahukah kamu apakah Malam Kemuliaan itu? (3) Malam Kemuliaan adalah lebih baik dari seribu bulan; (4) pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan, (5) malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. Asbabun Nuzul: Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Nabi saw. bermimpi melihat Bani Umayyah menduduki dan menguasai mimbarnya setelah beliau wafat. Beliau merasa tidak senang karenanya. Maka turunlah S.108:1, dan S.97:1-5) untuk membesarkan hati beliau. (Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan al-Hakim dan Ibnu Jarir yang bersumber dari al-Hasan bin Ali.) Keterangan: Al-Qasim al-Hirani menyatakan bahwa kerajaan Bani Umayyah itu ternyata berlangsung tidak lebih dan tidak kurang dari 1000 bulan. Menurut at-Tirmidzi, riwayat ini Gharib sedang al-Muzani dan Ibnu Katsir menyebutnya sangat munkar. Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Rasulullah saw. pernah menyebut-nyebut seorang Bani Israil yang berjuang fii sabilillah menggunakan senjatanya selama seribu bulan terus menerus. Kaum muslimin mengagumi perjuangan orang tersebut. Maka allah menurunkan S.97:1-3, bahwa satu malam lailatul qadr lebih baik daripada perjuangan Bani Israil selama 1000 bulan. (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dan al-Wahidi yang bersumber dari Mujahid.) Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa di zaman Bani Israil terdapat seorang laki-laki yang beribadah malam hari hingga pagi dan berjuang memerangi musuh pada siang harinya. Perbuatan itu dilakukan selama seribu bulan. Maka Allah menurunkan S.97:1-3 yang menegaskan bahwa satu malam lailatul qadr lebih baik daripada amal 1000 bulan Bani Isra'il tersebut. (Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Mujahid.) https://id.wikipedia.org/wiki/Surah_Al-Qadr https://id.wikisource.org/wiki/Al-Qur%27an/Al-Qadr
AL_QUR-AN Surat At-Takasur (Surat Ke 102)
2021/12/12
Surah At-Takasur (bahasa Arab:التكاثر) adalah surah ke-102 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah, diturunkan sesudah surah Al-Kausar. Dinamai At-Takasur (bermegah-megahan) diambil dari perkataan At-Takasur yang terdapat pada ayat pertama surat ini. ANCAMAN ALLAH SWT TERHADAP ORANG YANG LALAI DAN BERMEGAH-MEGAHAN Terjemahan: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (1) Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, (2) sampai kamu masuk ke dalam kubur. (3) Sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), (4) kemudian sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui, (5) Sekali-kali tidak! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti, (6) niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahim, (7) kemudian kamu benar-benar akan melihatnya dengan mata kepala sendiri, (8) kemudian kamu benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu).
AL_QUR-AN Surat Al-Humazah (Surat Ke 104)
2021/12/12
Surah Al-Humazah adalah surah ke-104 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 9 ayat dan tergolong pada surah Makkiyah. Kata Al Humazah berarti pengumpat dan diambil dari ayat pertama surat ini. Pokok isi surat ini adalah ancaman Allah terhadap orang-orang yang suka mencela orang lain, suka mengumpat dan suka mengumpulkan harta tetapi tidak menafkahkannya di jalan Allah. AMAT CELAKALAH PENIMBUN HARTA  : Ayat 1-9 Terjemahan: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang 1 Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela,  2 yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya,  3 dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya,  4 sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Hutamah.  5 Dan tahukah kamu apa Hutamah itu?  6 (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan,  7 yang (membakar) sampai ke hati.  8 Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka,  9 (sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.
AL_QUR-AN Surat Al-Fil (Surat Ke 105)
2021/12/12
Surah Al-Fil adalah surah ke-105 dalam al-Qur'an dan terdiri atas 5 ayat. Surah ini tergolong pada surah Makkiyah. Nama Al Fiil sendiri berarti Gajah yang diambil dari ayat pertama dari surat ini. Topik surat ini adalah kisah gagalnya usaha penghancuran Ka'bah oleh Abrahah (raja yaman) dan 60.000 tentaranya, dalam tentara tersebut termasuk diantaranya 13 gajah (atau 9 dalam versi lain). Tahun terjadinya peristiwa ini juga dicatat dalam sejarah Islam sebagai Tahun Gajah. AZAB ALLAH SWT KEPADA TENTARA BERGAJAH YANG AKAN MENGHANCURKAN KA'BAH . Ayat 1-5 Terjemahan: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang 1 Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah?  2 Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka'bah) itu sia-sia?,  3 Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong,  4 yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar,  5 lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).
AL_QUR-AN Surat Quraisy (Surat Ke 106)
2021/12/12
Surah Al-quraisy adalah surah ke-106 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 4 ayat dan tergolong surah Makkiyah. Kata Quraisy sendiri merujuk pada kaum Quraisy yakni kaum (suku) yang mendapat kepercayaan menjaga Ka'bah. Pokok isinya surat ini menerangkan kehidupan orang Quraisy serta kewajiban yang seharusnya mereka penuhi. Di antara informasi yang menarik dari surat ini, terkait dengan rihlat al-syitai wa al-shayf; tradisi ekspedisi dagang pada musim dingin ke Yaman (rihlat al-syitai) dan pada muslim panas ke Syam (rihlat al-Shayf). Terjemahan: (1) Karena kebiasaan orang-orang Quraisy, (2) (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas. (3) Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka'bah), (4) yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamanan mereka dari rasa ketakutan.

Podcast reviews

Read HasmanSuli podcast reviews


0 out of 5
0 reviews

Podcast sponsorship advertising

Start advertising on HasmanSuli relevant audience podcasts


What do you want to promote?