1571525125
Abuna Jusuf Roni, DD

Advertise on podcast: Abuna Jusuf Roni, DD

Rating
★★★★★
5
from
1 reviews
This podcast has
18 episodes
Language
Indonesian
Explicit
No
Date created
2021/06/09
Latest episode
2026/09/10
Average duration
51 min.
Release period
138 days

Description

Ini adalah bagian dari "Kumpulan Kotbah Abuna Jusuf Roni, DD di Tahun 2021." Untuk menonton kotbah ini dapat dilihat di Youtube Channel GKA Church. TUHAN memberkati

Unlock Abuna Jusuf Roni, DD podcast Email contact info,
Listeners & Audience details

Email contact information

Direct podcast contact details

Listeners

Audience numbers & engagement insights

Audience details

Podcast Insights

Podcast episodes

Check latest episodes from Abuna Jusuf Roni, DD podcast


TUHAN Yang Dapat Diandalkan — Hidup Adalah Sebuah Perjalanan | Bilangan 33:1–10
2026/09/10
Mengapa TUHAN meminta perjalanan Israel dicatat begitu rinci—termasuk tempat-tempat mereka berhenti di sepanjang perjalanan? Melalui Bilangan 33, Abuna melihat perjalanan Israel bukan sekadar daftar nama tempat. Rute perjalanan itu menjadi catatan dan peringatan tentang bagaimana umat TUHAN berjalan dari satu persinggahan kepada persinggahan berikutnya dalam perjalanan menuju Tanah Perjanjian. Dalam episode ini: Mengapa perjalanan Israel dan tempat-tempat persinggahannya dicatat.Melihat kehidupan sebagai perjalanan yang memiliki tahap, proses, dan pelajaran.Belajar dari keberhasilan maupun kesalahan perjalanan generasi sebelumnya.Menjelang akhir pengajaran, Abuna bahkan menerapkan prinsip tersebut kepada perjalanan hidup dan pelayanannya sendiri. Ia tidak ingin kisah hidup seseorang hanya berisi pujian. Kesalahan dan ketidaksempurnaan juga perlu dipelajari agar generasi selanjutnya dapat belajar dan tidak mengulanginya kembali. Seperti Alkitab menceritakan sisi positif maupun negatif manusia, perjalanan hidup memiliki nilai ketika generasi berikutnya dapat belajar darinya. Firman: Bilangan 33:1–10 Speaker: Bishop Emeritus Abuna AM Jusuf Roni Series: Perjalanan Israel — Bilangan 33 Original Recording: 6 Oktober 2013 Original Title: Tidak tercantum dalam rekaman/transkrip Location: Tidak disebutkan dalam transkrip Presented by: GKA Church Rekaman ini merupakan bagian dari Archive Abuna, proyek digital GKA Church untuk menjaga dan meneruskan warisan pengajaran Abuna kepada generasi berikutnya. Sebagian materi berasal dari rekaman arsip lama. Audio dipulihkan seperlunya tanpa mengubah substansi pengajaran asli. A Voice. A Legacy. A Faith Passed On. Archive Information
Percakapan ke Emaus — Ketika Yesus Berjalan Bersama Kita | Lukas 24:13–35
2026/09/10
Apa yang terjadi ketika kekecewaan membuat seseorang berjalan menjauh dari tempat di mana seharusnya ia berada? Abuna membawa jemaat mengikuti perjalanan dua murid menuju Emaus setelah kematian Yesus. Di tengah percakapan, pertanyaan, dan kekecewaan mereka, Yesus sendiri mendekat dan berjalan bersama mereka—bahkan ketika mereka belum mengenali-Nya. Dalam episode ini: Yesus mendekati dan berjalan bersama murid-murid yang sedang kecewa.Kitab Suci menolong mereka memahami apa yang sebelumnya tidak mereka mengerti.Setelah mengenali Yesus yang hidup, mereka bangun dan kembali ke Yerusalem.Abuna merangkum tiga tindakan Yesus: Ia mendekati dan berjalan bersama mereka, mengajarkan Kitab Suci, lalu menyatakan diri-Nya kepada mereka. Pertemuan itu mengubah arah perjalanan mereka. Mereka yang tadinya berjalan meninggalkan Yerusalem akhirnya bangun dan kembali. Firman: Lukas 24:13–35 Speaker: Bishop Emeritus Abuna AM Jusuf RoniSeries: Sermon Series 2013Original Recording: 7 April 2013Original Title: Tidak tercantum dalam rekaman/transkripLocation: Tidak disebutkan dalam transkripPresented by: GKA Church Rekaman ini merupakan bagian dari Archive Abuna, proyek digital GKA Church untuk menjaga dan meneruskan warisan pengajaran Abuna kepada generasi berikutnya. Sebagian materi berasal dari rekaman arsip lama. Audio dipulihkan seperlunya tanpa mengubah substansi pengajaran asli. A Voice. A Legacy. A Faith Passed On. Archive Information
Perjanjian Baru — Ketika Firman TUHAN Ditulis dalam Hati | Yeremia 31:23–34
2026/09/10
Apa yang baru dari Perjanjian Baru? Berangkat dari nubuat Yeremia, Abuna menelusuri janji tentang perjanjian yang tidak lagi hanya berada di luar manusia, tetapi ditaruh TUHAN dalam batin dan hati umat-Nya. Pengajaran kemudian bergerak kepada Yesus, darah-Nya, Roh Kudus, pengampunan, dan penggenapan janji Perjanjian Baru. Dalam episode ini: Janji TUHAN melalui Yeremia tentang perjanjian yang baru.Hubungan Perjanjian Baru dengan darah Yesus dan karya-Nya.Firman TUHAN yang ditaruh dalam hati dan Roh Kudus yang tinggal dalam kehidupan orang percaya.Bagi Abuna, semua jalur itu akhirnya membawa jemaat kepada satu pribadi. Perjanjian Baru bukan sekadar sebuah konsep teologis: janji itu telah digenapi dalam Yesus Kristus. Firman: Yeremia 31:23–34; Lukas 22:20; 1 Korintus 11; Ibrani 12:24 Speaker: Bishop Emeritus Abuna AM Jusuf RoniSeries: Sermon Series 2013Original Recording: 9 Juni 2013Original Title: Tidak tercantum dalam rekaman/transkripLocation: Tidak disebutkan dalam transkripPresented by: GKA Church Rekaman ini merupakan bagian dari Archive Abuna, proyek digital GKA Church untuk menjaga dan meneruskan warisan pengajaran Abuna kepada generasi berikutnya. Sebagian materi berasal dari rekaman arsip lama. Audio dipulihkan seperlunya tanpa mengubah substansi pengajaran asli. A Voice. A Legacy. A Faith Passed On. Archive Information
Sukar Tak Berarti Tidak Mungkin — Tetap Percaya Ketika Permintaan Terasa Berat | 2 Raja-raja 2
2026/09/10
Ada hal-hal yang kita minta kepada TUHAN yang memang terasa sulit, sukar, bahkan berat. Tetapi apakah sulit berarti mustahil? Dalam khotbah pada peringatan Kenaikan Kristus ini, Abuna membawa jemaat melihat perjalanan Elia dan Elisa. Elisa tidak hanya mendengar perkataan gurunya, tetapi terus mengikuti jejak perjalanan Elia sampai akhirnya menyaksikan apa yang TUHAN kerjakan. Dalam episode ini: Perbedaan antara sekadar mendengar perkataan dan mengikuti jejak perjalanan iman.Ketekunan Elisa mengikuti Elia dari satu tahap perjalanan kepada tahap berikutnya.Mengapa sesuatu yang sulit, sukar, dan berat belum tentu berarti mustahil bagi TUHAN.Abuna menutup pengajarannya dengan dorongan sederhana: jangan takut ketika kehidupan menghadirkan sesuatu yang “sulit, sukar, berat.” Teruslah berjalan dan percaya kepada TUHAN yang hidup. Firman: 2 Raja-raja 2:1–14 Speaker: Bishop Emeritus Abuna AM Jusuf RoniSeries: Sermon Series 2013Original Recording: 9 Mei 2013 — Ibadah Kenaikan KristusOriginal Title: Tidak tercantum dalam rekaman/transkripLocation: Tidak disebutkan dalam transkripPresented by: GKA Church Rekaman ini merupakan bagian dari Archive Abuna, proyek digital GKA Church untuk menjaga dan meneruskan warisan pengajaran Abuna kepada generasi berikutnya. Sebagian materi berasal dari rekaman arsip lama. Audio dipulihkan seperlunya tanpa mengubah substansi pengajaran asli. A Voice. A Legacy. A Faith Passed On. Archive Information
Hari Depan yang Penuh Harapan — Tetap Berkarya di Tengah Keadaan yang Sulit | Yeremia 29:1–14
2026/09/10
Bagaimana kita tetap berharap ketika keadaan yang kita jalani justru jauh dari yang kita inginkan? Melalui surat Yeremia kepada umat Yehuda dalam pembuangan di Babel, Abuna mengajak jemaat melihat bahwa keadaan sulit tidak berarti TUHAN kehilangan rancangan-Nya. Di tengah situasi yang belum berubah, umat justru dipanggil untuk menjalani kehidupan, berkarya, berdoa, dan tetap percaya bahwa TUHAN mengetahui rancangan yang Ia miliki bagi umat-Nya. Dalam episode ini: Mengapa umat Yehuda harus tetap menjalani kehidupan mereka di tengah pembuangan.Belajar tidak berhenti berkarya hanya karena keadaan sedang tidak ideal.Doa dan iman yang terus menghidupkan pengharapan kepada TUHAN.Abuna mengingatkan bahwa tantangan di pekerjaan maupun usaha bukan alasan untuk kehilangan pengharapan. TUHAN mengetahui semuanya, dan firman-Nya menyatakan rancangan damai sejahtera untuk memberikan hari depan yang penuh harapan. Firman: Yeremia 29:1–14 Speaker: Bishop Emeritus Abuna AM Jusuf RoniSeries: Sermon Series 2013Original Recording: 5 Mei 2013Original Title: Tidak tercantum dalam rekaman/transkripLocation: Permata HijauPresented by: GKA Church Rekaman ini merupakan bagian dari Archive Abuna, proyek digital GKA Church untuk menjaga dan meneruskan warisan pengajaran Abuna kepada generasi berikutnya. Sebagian materi berasal dari rekaman arsip lama. Audio dipulihkan seperlunya tanpa mengubah substansi pengajaran asli. A Voice. A Legacy. A Faith Passed On. Archive Information
Mujizat yang Paling Utama — Ketika Yesus Menjamah Rumah Tangga | Yohanes 2:1–11 (2013)
2026/08/14
Kita sering meminta Tuhan melakukan mujizat dalam kesehatan, pekerjaan, dan usaha. Tetapi bagaimana jika mujizat yang paling kita perlukan justru harus dimulai dari rumah kita sendiri? Dalam khotbah ini, Abuna AM Jusuf Roni membawa kita membaca tanda Yesus mengubah air menjadi anggur di Kana bukan sekadar sebagai cerita tentang sebuah pesta yang kehabisan anggur. Ia menekankan bahwa Yohanes memakai peristiwa ini sebagai tanda yang sangat penting untuk menyatakan kemuliaan Yesus sebagai Mesias. Air pembasuhan dipahami sebagai lambang pertobatan, sedangkan anggur menggambarkan hubungan dengan Tuhan melalui Mesias—sukacita, pengharapan, berkat, pemulihan, dan kehidupan yang baru. Karena tanda ini terjadi dalam sebuah pernikahan dan sebuah rumah, Abuna kemudian membawa pesannya kepada satu penekanan pastoral: sebelum mengejar banyak hal di luar, izinkan Tuhan terlebih dahulu menjamah, memperbaiki, dan memulihkan rumah tangga kita. Ketika “anggur” dalam keluarga mulai habis—ketika sukacita, pengharapan, kehangatan, dan kebahagiaan mulai menghilang—teladan Maria sederhana: datanglah kepada Yesus. Dia adalah jalan keluarnya. Dalam episode ini: Mengapa perubahan air menjadi anggur dipahami sebagai tanda penting yang menyatakan kemuliaan Yesus sebagai MesiasAir, anggur, dan hari ketiga sebagai simbol pertobatan, pertumbuhan, pengharapan, berkat, sukacita, dan pemulihanMengapa pemulihan pernikahan dan rumah tangga harus menjadi salah satu prioritas utama kehidupan orang percaya Firman: Yohanes 2:1–11 Referensi pendukung: Kejadian 1:11–13; Kejadian 2; Kejadian 9:20; Kejadian 27:28; Bilangan 13; Mazmur 80:9; Yohanes 4:54 Archive Information Speaker: Bishop Emeritus Abuna AM Jusuf Roni Original recording: 3 Februari 2013 Location: Permata Hijau Presented by: GKA Church Rekaman ini merupakan bagian dari Archive Abuna, proyek digital GKA Church untuk menjaga dan meneruskan warisan pengajaran Abuna kepada generasi berikutnya. Sebagian materi berasal dari rekaman arsip lama. Audio dipulihkan seperlunya tanpa mengubah substansi pengajaran asli. A Voice. A Legacy. A Faith Passed On. Follow Archive Abuna untuk mendengarkan kembali pengajaran-pengajaran yang ikut membentuk perjalanan iman dan DNA GKA. #SupportArchiveProject Rek. An. Gereja Kemah Abraham No. BCA: 498-030-7404
Belajar Mengandalkan Tuhan — Ketika Jalan Tuhan Tidak Masuk Akal | Keluaran 14:1–14 (2013)
2026/08/14
Bagaimana kita tetap percaya ketika Tuhan justru membawa kita ke jalan yang terlihat lebih sulit—bahkan seolah-olah tidak masuk akal? Dalam khotbah ini, Abuna AM Jusuf Roni membawa kita melihat perjalanan Israel menuju Laut Teberau dalam Keluaran 14. Israel baru saja mengalami pembebasan dari Mesir, tetapi Tuhan justru mengarahkan mereka ke tempat yang membuat mereka terjepit: laut ada di depan, sementara pasukan Firaun mengejar dari belakang. Melalui keadaan yang tampaknya mustahil itu, Abuna menunjukkan bahwa terkadang Tuhan mengizinkan kita berhadapan dengan persoalan bukan karena Ia meninggalkan kita, tetapi supaya melalui pengalaman tersebut kemuliaan-Nya dinyatakan dan kita belajar mengandalkan-Nya. Masalah itu nyata, tetapi iman belajar untuk tidak terus terpaku kepada besarnya ancaman—melainkan mengarahkan pandangan kepada Tuhan yang berjalan di depan. Dalam episode ini: Mengapa Tuhan terkadang membawa kita melalui jalan yang lebih panjang, sulit, bahkan terlihat tidak masuk akalBagaimana ketakutan membuat kita lebih fokus kepada masalah daripada kepada Tuhan yang menyertai dan memimpinArti “jangan takut, berdirilah tetap” sebagai panggilan untuk percaya dan melihat keselamatan serta pertolongan Tuhan Firman: Keluaran 14:1–14 Referensi pendukung: Keluaran 13:17; Mazmur 46; Yesaya 30:15 Archive Information Speaker: Bishop Emeritus Abuna AM Jusuf Roni Original recording: 10 November 2013 Original title: Belajar Mengandalkan Tuhan Presented by: GKA Church Rekaman ini merupakan bagian dari Archive Abuna, proyek digital GKA Church untuk menjaga dan meneruskan warisan pengajaran Abuna kepada generasi berikutnya. Sebagian materi berasal dari rekaman arsip lama. Audio dipulihkan seperlunya tanpa mengubah substansi pengajaran asli. A Voice. A Legacy. A Faith Passed On. Follow Archive Abuna untuk mendengarkan kembali pengajaran-pengajaran yang ikut membentuk perjalanan iman dan DNA GKA. ::: #SupportArchiveProject Rek. An. Gereja Kemah Abraham No. BCA: 498-030-7404
Lepas dari Kuasa Dosamu — Kemenangan Kristus atas Dosa dan Maut | Matius 27:45–56 (2013)
2026/08/14
Apa sebenarnya yang terjadi di kayu salib? Apakah kematian Yesus hanya sebuah peristiwa tragis, atau di sanalah kuasa dosa dan maut berhadapan dengan kasih serta karya penyelamatan Tuhan? Dalam khotbah ini, Abuna AM Jusuf Roni membawa kita membaca Matius 27:45–56 dan melihat kegelapan yang menyelimuti peristiwa salib sebagai gambaran serius tentang kuasa dosa atas kehidupan manusia. Namun salib tidak berakhir dalam kegelapan. Yesus masuk ke dalam penderitaan, sengat dosa, dan kuasa maut—lalu melalui kebangkitan-Nya menyatakan kemenangan. Karena Kristus telah melewati hukuman dosa dan maut, mereka yang percaya kepada-Nya dapat hidup sebagai umat yang telah ditebus, diterima kembali oleh Tuhan, dan dimerdekakan dari kuasa dosa. Dalam episode ini: Kegelapan di sekitar salib sebagai gambaran kuasa dosa yang menguasai kehidupan manusiaMengapa Yesus harus menghadapi penderitaan, keterpisahan, dan sengat maut di kayu salibKematian dan kebangkitan Kristus sebagai dasar kemenangan, penebusan, dan kemerdekaan orang percaya dari hukuman dosa dan maut Firman: Matius 27:45–56 Referensi pendukung: Kejadian 1:2; Mazmur 22 Archive Information Speaker: Bishop Emeritus Abuna AM Jusuf Roni Original recording: 1 September 2013 Original title: Lepas dari Kuasa Dosamu Presented by: GKA Church Rekaman ini merupakan bagian dari Archive Abuna, proyek digital GKA Church untuk menjaga dan meneruskan warisan pengajaran Abuna kepada generasi berikutnya. Sebagian materi berasal dari rekaman arsip lama. Audio dipulihkan seperlunya tanpa mengubah substansi pengajaran asli. A Voice. A Legacy. A Faith Passed On. Follow Archive Abuna untuk mendengarkan kembali pengajaran-pengajaran yang ikut membentuk perjalanan iman dan DNA GKA. #SupportArchiveProject Rek. An. Gereja Kemah Abraham No. BCA: 498-030-7404
Sembuhkanlah Aku, Ya Tuhan — Ketika Iman dan Harapan Mulai Goyah | Yeremia 17:14–18 (2013)
2026/08/14
Apa yang kita lakukan ketika keadaan di sekitar kita semakin buruk, harapan mulai pudar, dan bahkan iman terasa berada di titik terendah? Dalam khotbah ini, Abuna AM Jusuf Roni membawa kita masuk ke ratapan Nabi Yeremia dalam Yeremia 17:14–18. Di tengah tekanan, kekecewaan, dan keadaan umat yang kehilangan pegangan, Yeremia tidak berhenti pada keputusasaan. Ia kembali berseru kepada TUHAN: “Sembuhkanlah aku, ya TUHAN, maka aku akan sembuh; selamatkanlah aku, maka aku akan selamat.” Melalui kata rapha dan yasha, Abuna menjelaskan kebutuhan manusia akan karya Tuhan yang menyembuhkan, memulihkan, memperbaiki, menyelamatkan, dan membebaskan. Bahkan ketika janji Tuhan belum terlihat menjadi kenyataan, iman belajar tetap bertahan dalam proses karena firman-Nya tidak pernah gagal. Dalam episode ini: • Mengapa Yeremia dapat mengalami keputusasaan di tengah panggilannya sebagai nabi • Rapha dan yasha: kebutuhan akan kesembuhan, pemulihan, perbaikan, keselamatan, dan pembebasan dari Tuhan • Bagaimana pujian dan iman menolong kita tetap berpegang pada janji Tuhan sampai firman-Nya digenapi Firman: Yeremia 17:14–18 Archive Information Speaker: Bishop Emeritus Abuna AM Jusuf Roni Original recording: 2 Juni 2013 Presented by: GKA Church Rekaman ini merupakan bagian dari Archive Abuna, proyek digital GKA Church untuk menjaga dan meneruskan warisan pengajaran Abuna kepada generasi berikutnya. Sebagian materi berasal dari rekaman arsip lama. Audio dipulihkan seperlunya tanpa mengubah substansi pengajaran asli. A Voice. A Legacy. A Faith Passed On. Follow Archive Abuna untuk mendengarkan kembali pengajaran-pengajaran yang ikut membentuk perjalanan iman dan DNA GKA. #SupportArchieveProject Rek. an. Gereja Kemah Abraham BCA: 498-030-7404
TUHAN Maha Tahu — Ketika Dia Lebih Mengerti Hidup Kita daripada Kita Sendiri | Mazmur 139:1–18 (2013)
2026/08/13
Ada saatnya orang terdekat sekalipun tidak sepenuhnya memahami kita. Tetapi Mazmur 139 memperlihatkan satu Pribadi yang mengenal kita sampai kedalaman yang tidak dapat dijangkau manusia: TUHAN sendiri. Dalam khotbah ini, Abuna AM Jusuf Roni membawa kita membaca Mazmur 139:1–18 melalui tiga gambaran besar tentang Allah: TUHAN Maha Tahu, TUHAN Maha Hadir, dan TUHAN Maha Dahsyat. Kemahatahuan Tuhan bukan digambarkan sekadar sebagai TUHAN yang mengawasi kesalahan manusia. Dia mengetahui kemampuan, kelemahan, jalan hidup, bahkan apa yang belum kita ketahui mengenai diri kita sendiri. Karena Dia mengetahui, kita dapat mempercayakan jalan hidup kepada-Nya. Bahkan hambatan, keterlambatan, kegagalan, dan jalan yang tidak kita mengerti dapat dipakai Tuhan bagi kebaikan kita. Di mana pun kita berada, tangan-Nya tetap menuntun dan memegang. Dan ketika kita merasa kecil atau tidak berarti, Daud mengingatkan bahwa kita diciptakan Tuhan dengan dahsyat dan ajaib. Dalam episode ini: TUHAN Maha Tahu — Dia menyelidiki, mengenal, memahami kemampuan dan jalan hidup kita, bahkan ketika orang lain tidak memahami kitaTUHAN Maha Hadir — tidak ada tempat atau kegelapan yang membuat kita berada di luar jangkauan-Nya; tangan-Nya tetap menuntun dan memegang kitaTUHAN Maha Dahsyat — hidup manusia adalah karya Sang Pencipta yang dahsyat dan ajaib, sehingga kegagalan dan keterbatasan bukan akhir dari cerita kita Firman: Mazmur 139:1–18 Archive Information Speaker: Bishop Emeritus Abuna AM Jusuf Roni Original recording: 7 Juli 2013 Original title: TUHAN Maha Tahu Presented by: GKA Church Rekaman ini merupakan bagian dari Archive Abuna, proyek digital GKA Church untuk menjaga dan meneruskan warisan pengajaran Abuna kepada generasi berikutnya. Sebagian materi berasal dari rekaman arsip lama. Audio dipulihkan seperlunya tanpa mengubah substansi pengajaran asli. A Voice. A Legacy. A Faith Passed On. Follow Archive Abuna untuk mendengarkan kembali pengajaran-pengajaran yang ikut membentuk perjalanan iman dan DNA GKA. #SupportArchiveProject Rek. An. Gereja Kemah Abraham No. BCA: 498-030-7404
Cara TUHAN Buka Jalan (2021)
2021/07/22
Hakim-Hakim 4:1-10
Kebenaran Ukuran TUHAN
2021/06/16
Kotbah Lama Abuna Jusuf Roni Tahun 2012 terambil dari Matius 22:1-14. Happy Listening!
Pencarian Orang Pandai
2021/06/08
Ini adalah bagian dari "Kumpulan Kotbah Abuna Jusuf Roni, DD di Tahun 2021." Untuk menonton kotbah ini dapat dilihat di Youtube Channel GKA Church. TUHAN memberkati
Mahkamah Agama vs. Yesus
2021/06/08
Ini adalah bagian dari "Kumpulan Kotbah Abuna Jusuf Roni, DD di Tahun 2021." Untuk menonton kotbah ini dapat dilihat di Youtube Channel GKA Church. TUHAN memberkati
Jalan TUHAN yang Membawa Berkat
2021/06/08
Ini adalah bagian dari "Kumpulan Kotbah Abuna Jusuf Roni, DD di Tahun 2021." Untuk menonton kotbah ini dapat dilihat di Youtube Channel GKA Church. TUHAN memberkati

Podcast reviews

Read Abuna Jusuf Roni, DD podcast reviews


5 out of 5
1 reviews
★★★★★
Rubesh 2023/03/14
Jusuf Roni Khotbah
Khotbah yang salelu hidup. Tolong di posting khotbah dan pengajaran Pdt Jusuf Roni tentang: 1. Trinity 2. Kesaksian beliau tentang perjalanan Iman nya...
check all reviews on apple podcasts

Podcast sponsorship advertising

Start advertising on Abuna Jusuf Roni, DD relevant audience podcasts


What do you want to promote?